Entah siapa yang memulai tradisi ini. Yang berulang tahun mentraktir teman-temannya. Mungkin tradisi di tanah Cina sana kali ya. Karena berulang tahun, butuh perayaan, maka harus makan-makan dan yang berulang tahunlah yang membayar. Ups.. tidak harus sih sebenarnya, tapi koq belakangan ini menjadi semacam keharusan ya?

Bisa saja sih tidak mentraktir sama sekali. Tapi dirayakan hanya dengan keluarga atau orang-orang terdekat. Konsekuensinya, harus kuat dengan “todongan-todongan” kecil dengan hasil akhir: yang berulang tahun menyerah dan mentraktir juga.

Teman saya juga bingung dengan “tradisi” yang berulang tahun yang mentraktir. Di negeri Paman Sam sana (karena ia sudah lama tinggal disana), malah tradisinya terbalik. Yang berulangtahunlah yang ditraktir!

Tapi kan, itu tradisi di seberang lautan sana. Sebenarnya tidak ada keharusan koq. Hanya saja peer-preasure yang melancarkan “todongan” itu semakin tahun semakin gencar. Lama-lama budaya yang berulangtahun “harus” mentraktir menjadi umum.

Kalau tidak mentraktir, harus siap mental dengan gurauan yang menyindir. Dan untungnya saya memiliki waktu yang cukup untuk melatih mental saya terhadap gurauan menyindir itu. :p

Saya sih sudah tidak pernah lagi meminta teman saya yang berulang tahun mentraktir. Malahan saya pernah mentraktir seseorang yang berulangtahun sebagai ganti kado yang saya berikan. Kasihan kan, kalau yang berulang tahun ditodong habis-habisan..

Lama kelamaan, berulangtahun akan dianggap beban karena “diharuskan” untuk mentraktir orang banyak.

Jangankan ulang tahun. Sekarang, kalau ada orang yang mendapat rejeki sedikit, sudah ditodong untuk makan-makan. Habislah sudah kalau dapatnya hanya sedikit, lalu habis untuk makan-makan.

Category: cuap-cuap  One Comment
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.
One Response
  1. [...] ini bisa dibilang mirip-mirip dengan tulisan saya mengenai traktir saat ulang taun waktu itu. Kebiasaan yang satu ini nih, bisa dibilang cukup mengganggu, setidaknya untuk saya sih. [...]

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>