Karena bayi kan tidak serta merta bisa mengendalikan tubuhnya sendiri, mungkin bayi merasa terperangkap ditubuh bayinya. Analoginya, seperti belajar menyetir.

Ah, kalau pedal ini diinjak, akan terjadi ini.. Atau bila pedal yang itu diinjak yang terjadi lain lagi.

Mungkin itu sebabnya bayi suka meniru, karena masih belajar untuk mengendalikan tubuhnya. Belajar dengan melihat. Begitu banyak “tombol di panel kontrol” yang harus dikuasainya.

“Tolong, aku terjebak!” mungkin itulah yang bayi pikirkan.. Hehehehehe.. :-)

You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.
Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>