Berawal dari keisengan saya menulis status sebulan lalu di situs jejaring sosial, “minta dibelikan handphone baru untuk hadiah anniversary, keterlaluan ga ya?”. Ternyata ini ditanggapi serius oleh Jimz.

Sorenya saya mendapat message mengenai model ponsel yang akan dibelikan Jimz tersebut. Samsung Monte. Dia menanyakan saya setuju atau tidak dengan model yang dipilihkannya. Karena saya yang akan dihadiahi, maka saya terima saja penawaran itu. Toh saya dikasih. Hihihi…

Malamnya Jimz ganti haluan, menawarkan saya ponsel Android. Sekali lagi, karena saya yang dihadiahi, saya terima saja.

Akhirnya diputuskan untuk membelikan saya Samsung Galaxy Spica yang menggunakan Android sebagai sistem operasinya.

Lihat2 demo nya di internet, sampai mencoba ponsel sampel di gerai penjualan Samsung nya langsung. Tidak pakai basa basi lagi, Jimz membelikan Samsung Galaxy Spica itu untuk saya. Tapi dengan satu syarat: dilarang jadi autis. Hahahaha…

Sudah satu bulan saya memiliki ponsel Android ini. Rasanya? Luar biasa. Dan tentu saja, saya tidak (bisa) menjadi autis karena saya masih harus mengurus Emily.

Iseng-iseng menulis status “malak”, malah dibelikan beneran. Hahaha.. *makasih ya Jimz sayang, mwah mwah*

Note: tulisan ini dibuat menggunakan Samsung Galaxy Spica. :-)

You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.
Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>