Sebenarnya saya sudah pernah menulis mengenai Reverse Psychology ini, tapi bukan di blog saya ini. Bagi yang belum mengerti apa itu Reverse Psychology, ini adalah saat orang bertindak kebalikan dari keinginan orang lain. Misalnya: “Jangan lihat kiri !” malah akan mengakibatkan orang-orang menengok kearah kiri dan ingin tahu, ada apa di kiri mereka sehingga tidak boleh dilihat.
Contoh gampang dari Reverse Psychology ini adalah, makin ditutup-tutupi, orang akan makin penasaran. disuru buka, malah tutup. Disuru tutup, malah buka..
Lucu ya, kalo kita mau membujuk orang untuk melakukan sesuatu, malah harus mengatakan yang sebaliknya. Si adik bilang pada kakaknya, “Jangan masuk kamar adek”. Si kakak malah dengan sengaja masuk kekamar si adik. Kalau niat si adik supaya tidak diganggu di kamarnya, mungkin si adik harusnya bilang “Kak, masuk kamar adek, dech.. ”
Hahahaha… lucu ya, manusia itu..
Mungkin supaya orang-orang tidak merokok, harusnya dipasang papan yang bertanda “Silahkan merokok”. Supaya orang tidak membuang sampah sembarangan, papan bertuliskan “Silahkan membuang sampah dimana-mana” yang seharusnya dipasang. Dan supaya gak banyak murid yang membolos, guru-guru seharusnya mengatakan, “Silahkan membolos ya, biar Guru gak usah ngajar..”
Semakin dilarang, semakin menjadi. Disitulah gunanya Reverse Psychology. Hebat ya, otak manusia itu.:D

oh reverse itu begitu ya … baru tau gw ha ha ha
salam kenal
@oculy: salam kenal juga