Perjalanan seorang Herli

"because writing is, like death, a lonely business." – Neil Gaiman

H-18

Hari pernikahan tinggal kurang dari sebulan. Selain banyak sekali yang harus dilunasi (duh!), banyak juga yang harus diurusi. Mulai dari memilih list lagu yang akan dinyanyikan waktu pesta, undangan yang harus disebar, sampai souvenir yang harus diikat pita satu persatu. Impian untuk tidur lebih awal pun buyar. Terpaksa lembur deh, untuk 18 hari kedepan. Muncul […]

Pembayaran Lewat Internet

Banyak sekali metode pembayaran lewat internet, tapi saya cuma mau nge-list aja, alat pembayaran apa yang pernah atau sedang saya gunakan. 1. E-Gold Saya pakai e-gold dulu hanya iseng-iseng membuat account nya di websitenya. Cara kerjanya, kita seakan-akan membeli emas virtual, dan emas inilah yang dijadikan alat pembayaran. Jadi semacam barter (balik jaman dulu lagi […]

Nyaris rontok

Beberapa hari terakhir ini saya sibuk sekali mengurus pernikahan yang tinggal menghitung hari. Mulai dari urusan petugas catatan sipil yang menambahkan marga di surat nikah (maunya sih gak pakai tambahan marga, di KTP aja gak ada koq), undangan sampai ke pelunasan untuk biaya-biaya gedung, catering, dll. Fuh, rasanya badan nyaris rontok. Kemarin pulang jam 10 […]

Program PTC yang saya ikuti

Setelah beberapa lama mencari-cari info soal program PTC (Paid To Click), saya ikut serta dalam beberapa website yang menawarkan PTC: Clixsense. TitanClicks. Matrixmails. Bux To. Donkey Mails. NeoBux. Lumayan kan, kalau punya koneksi internet yang bisa dipakai dengan leluasa, apalagi sign-up nya gratis 🙂 Yang Clixsense, saya join hampir 1 tahun dengan 2 downline, hasilnya […]

Tatapan penuh harap

Suatu malam di bulan April 2008, hujan turun. Mulanya rintik-rintik, lalu menjadi deras. Aboy memang suka main hujan, tapi tidak suka mandi. (_ _”) Jadi Aboy memandang penuh harap ke arah hujan yang bagai menggodanya untuk bermain bersama. Tapi Aboy tidak tergoda, karena Aboy tahu, orang rumah tidak mengijinkannya untuk main hujan. Dan inilah Aboy, […]

Kupikir tidak jodoh

Desember 2007 kemarin saya membeli liontin blue lace agate berbentuk pendulum yang diikat dengan perak. Belum sampai keluar dari pusat perbelanjaan itu, ternyata kristal saya sudah tidak ada di tas saya. Dan saya meyakinkan diri sendiri kalau kristal itu belum berjodoh dengan saya. Jadi saya belajar untuk merelakan kehilangan kristal itu. Memang banyak cerita tentang […]