Seperti judulnya, setelah dapat 1 informasi biasanya orang tertarik untuk tahu lebih banyak. Apalagi kalo informasi itu adalah tentang dirinya sendiri. Kita cenderung untuk “Tentang saya ?? Apa lagi ??”

Di buku Nefertiti – The Book of the Dead : Ratu Mesir, Dewa Matahari & Penguasa Dua Dunia, ada percakapan antara Sang Ratu (Nefertiti) dengan Rahotep, Sang Pembongkar Misteri.

Halaman 501:

“Ada yang ingin saya tanyakan,” kataku. Aku bisa melihat matanya dalam kegelapan.
“Selalu bertanya. Kenapa sih kau harus banyak bertanya?”
“Ini bagian dari pekerjaanku.”
“Tidak. Ini memang watakmu. Tidak ada hubungannya dengan pekerjaan. Kau banyak tanya karena takut tidak tahu. Jadi, kau selalu butuh jawaban.”

Lalu Nefertiti menjawab pertanyaan yang diajukan oleh Rahotep, dilanjutkan dengan dialog seperti dibawah ini *kalo pertanyaannya ditulis disini, namanya spoiler dunk.. :p*.

Halaman 503:

“Tapi sekarang kutanya, jawaban yang kau dapat barusan mengantarmu kemana? Kebenaran? Pemahaman lebih dalam? Tidak. Malah menuntunmu ke pertanyaan lagi. Kau terperangkap dalam labirin di benakmu tanpa dapat meloloskan diri. Kau mestinya berada diluar labirin itu.”
“Tapi, apa yang ada diluar labirin?”
Ia menunjuk sekeliling. “Kehidupan, Rahotep… kehidupan.”

Tepat itulah yang terjadi sekarang pada diriku sendiri. Terjebak diantara belantara pertanyaan.

You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.
Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>