Hari 2 (20 Sep 2009): Bangkok (Full Day Shopping)
Pagi-pagi jam tujuh saya dan Jimz sudah siap-siap untuk makan pagi yang disediakan Café d’Elite yang terletak disebelah Ecotel. Kenapa pagi sekali? Karena hari itu adalah hari Minggu. Ada pasar yang buka hanya di hari Sabtu dan Minggu. Namanya Chatuchak Weekend Market.
Chatuchak Weekend Market bisa dicapai menggunakan BTS (Skytain nya Bangkok). Disarankan sih pergi pagi-pagi supaya tidak panas dan tidak berdesak-desakan dengan pengunjung lainnya. Pasar ini besar sekali. Mau cari barang apapun mungkin ada. Dari yang kecil-kecil seperti suvenir sampai makhluk hidup seperti binatang peliharaan pun ada.
Pasar seluas 11 hektar dengan belasan ribu kios-kios ini hanya buka hari Sabtu dan Minggu. Makanya saya dan Jimz bela-belain ambil penerbangan dari Singapore ke Bangkok hari Sabtu malam, demi mengejar pasar ini. Hehehehe..
Tidak menyesal. Sama sekali tidak menyesal. Saya dan Jimz yang biasanya tidak hobi belanja, betah berlama-lama di pasar ini hanya untuk melihat-lihat dan menjajal keahlian tawar menawar. Memang harga yang diberikan juga sudah cukup murah kalau dikonversikan ke rupiah, tapi harga itu masih bisa ditawar. Hebat ya. Dengan harga yang sudah ditawar pun mereka masih meraup laba lho. Kalau tidak laba, mana mungkin harga mereka bisa ditawar.
Berangkat jam delapan lewat dari hotel, jalan kaki dua puluh menit ke stasion Chit Lom, saya dan Jimz sampai di Chatuchak jam sembilan pagi. Masih sepi dan tidak berjejalan. Pilih-pilih barang masih leluasa. Tapi hati-hati tersesat saking luasnya. Dengan masuk ke lorong-lorong, barang yang ditawarkan makin bervariasi dan harga makin miring. Hahaha..
Karena tidak terbiasa jalan kaki dan shopping, kaki saya dan Jimz sudah protes karena lelah sekitar tengah hari. Akhirnya dengan menenteng tas yang jumlahnya sudah bertambah, saya dan Jimz memutuskan untuk kembali ke hotel untuk istirahat. Makan siang dulu di MacD dekat stasiun Chit Lom. Duh jauh-jauh ke Bangkok, makannya masih MacD. Hahaha..
Begitu kembali ke hotel, langsung istirahat, tidur dan santai-santai, simpan tenaga karena sorenya mau jalan lagi ke Siam Paragon dan Mah Boon Krong (MBK) yang bisa dicapai dengan Sky Train.
Sudah sore waktu saya dan Jimz keluar hotel lagi dan jalan kaki lagi ke stasiun Chit Lom. Kali ini tidak membawa belanjaan seperti siangnya. Ternyata Siam Paragon itu lebih menyerupai Senayan City atau sejenisnya karena barang-barang disana relatif mahal dibandingkan Chatuchak (ya iya laaahhh, hehehe..).
Hanya sebentar di Siam Paragon, karena masih mau lanjut ke MBK. Nah kalau MBK ini lebih mirip ITC Mangga Dua. Barang-barangnya masih lebih terjangkau. Hehehe.. Makan malam pun di foodcourt nya MBK. Rencananya sih mau makan tom yum goong yang terkenal itu, tapi ternyata seafood nya habis, jadi makan tom yum gai (pakai ayam, bukan seafood) sementara Jimz makan nasi goreng + ayam goreng.
Porsinya banyak. Saya tidak sanggup menghabiskan tom yum gai yang telah disediakan dan Jimz pun kenyang sekali menghabiskan makanannya.
Saya dan Jimz membeli thai iced tea yang terkenal itu. Rasanya? Waw, luar biasa. Beda dengan teh yang pernah saya dan Jimz rasakan. Mantab!
Selesai makan kami pulang ke hotel, menempuh perjalanan dari stasiun ke hotel dengan berjalan kaki. Puas sekali deh, puas belanja dan puas jalan kaki. Sebelum tidur saya dan Jimz harus bergantian memijit kaki dengan Counterpain. Hahahaha..
Rincian pengeluaran:
- 120 THB, kartu BTS (one day pass)
- 2340 THB, belanja di Chatuchak (kaos, gelang batu, tas)
- 100 THB, isi kartu BTS milik so Siska
- 190 THB, makan siang
- 100 THB, pulsa isi ulang DTAC
- 166 THB, makan malam di MBK
- 400 THB, belanja di MBK (lukisan gajah dan rok panjang)
- 47 THB, belanja di 7 Eleven
Budget: 3000 THB
Total Pengeluaran: 3463 THB










Komentar terakhir