Setelah sibuk merangkai-rangkai itinerary selama bulan September 2009, akhirnya pengalaman berlibur backpack ke negeri orang hanya berdua saja dirasakan juga. Hasilnya? Luar Biasa !! Hebat !! Bukan hanya pengalaman yang bertambah, tapi juga tidak keluar uang sebanyak kalau ikut paket tur.
Seperti yang tertera di itinerary yang telah disusun sebelumnya, saya dan Jimz mencapai Bangkok dengan cara singgah-singgah ke beberapa tempat: Batam dan Singapore. Koq, lompat-lompat? Karena.. Tiket Jakarta – Bangkok untuk tanggal 19 Sep 2009 itu dihargai 3 juta per orang, sekali jalan. Kalau tiket two-way, 6 juta seorang. Bisa-bisa habis 12 juta hanya untuk dua tiket two-way. Wow.. Makasih ya tapi budget kita tidak sebanyak itu.
Sedangkan untuk liburan yang kemarin, saya dan Jimz menghabiskan 6.5jt rupiah, untuk biaya tiket + ferry, bolak-balik, untuk berdua. Relatif lebih murah kan?
Ok ok, mari kita bercerita..
Hari 1: Jakarta – Batam – Singapore – Bangkok
Jam empat pagi saya dan Jimz sudah berangkat menuju Soekarno Hatta karena pesawat Lion Air ke Batam berangkat jam tujuh pagi. Sampai di bandara, saya baru ingat kalau kartu kredit yang saya gunakan untuk membayar tiket Lion Air ada di rumah. Kartu yang saya bawa hanya kartu gold, sedangkan yang silver tidak saya bawa. Wah.. rasanya panik, kesal, jutek, dst dst. Koq bisa ya kelupaan gitu. Huh! Untungnya saya bisa mendapatkan nomor kartu silver saya tersebut dan pihak Lion Air hanya menanyakan nomor kartu saya. *fiuh, untunglah*
Jam sembilan pagi saya dan Jimz sudah mendarat di Bandara Hang Nadim Batam. Langsung buru-buru beli tiket ferry untuk menyeberang ke Singapore. Belinya pakai SGD langsung karena kalau pakai rupiah, harganya bisa jauh lebih mahal dibanding pakai SGD.
Tadinya mau ambil ferry yang jam 09:40 tapi saya dan Jimz baru sampai di pelabuhan jam 09:40 lagipula ternyata kapal yang berangkat jam 09:40 itu dibatalkan, jadi saya dan Jimz mengambil kapal jam 11:10.
Sampai di ruang tunggu kapal, hujan deras sekali. Dan waktu naik ke kapalpun masih hujan cukup deras. Sampai di Singapore hanya rintik-rintik. Jadi udaranya sejuk.
Waktu perjalanan naik ferry ke Singapore sekitar satu jam, tapi karena waktu Singapore lebih cepat satu jam, berangkat jam 11:10, sampai di Singapore hampir jam 2 siang waktu Singapore. Imigrasi Singapore ramai sekali, antri sampai melingkar-lingkar. Ternyata banyak juga yah yang masuk Singapore melalui Batam. Hehehehehe..
Ketemu koko Sonson dan langsung makan! Laper! Target incaran pertama adalah.. Laksa! Hahahaha.. Makan di foodcourt, jadi harga tidak terlalu mahal, satu porsinya SGD 3.50.
Setelah makan lanjut ke apartemen koko. Jauh juga ternyata, dari Habour Front ke daerah Yi Shun butuh waktu sekitar satu jam. Jimz langsung minum Neozep dan tidur karena sebelumnya sudah merasa kurang enak badan. Saya juga sempat ketiduran sebentar (benar-benar sebentar, paling hanya setengah jam).
Mandi air hangat, lalu disediakan chicken pie. Waw, chicken pie nya enak! Lahap banget deh makannya.
Habis makan sore langsung cabut ke Changi, kali ini naik taksi, mungkin karena koko takut kita semua kecapekan kali ya. Hihihi.. Sampai di Changi, check in, lalu makan, lagi! Kalau sama koko tuh makan mulu deh. *terima kasih kokoooo*
Setelah makan, antri imigrasi dan lihat-lihat harga parfum titipan ko Hawi, lalu lanjut ke tempat tunggu pesawat ke Bangkok. Pesawat Air Asia kali ini tepat waktu banget. Tadinya pingin tidur di pesawat tapi sebelah kiri saya berisik banget, ngobrol dengan teman-temannya di seberang lorong. Huah..
Akhirnya mendarat juga di Suvarnabhumi, Thailand. Wow cantiknya bandara ini. Besar sekali. Megah seperti hotel atau mall.
Setelah menyelesaikan antrian imigrasi dan mengambil koper, saya dan Jimz langsung mencari taksi. Prosesnya cepat dan mudah. Daftar di petugas, kasih alamat yang kita tuju, dan taksi pun sudah mengantri dengan tertib.
Karena waktu itu sudah malam sekali, sekitar jam 11 malam, jalanan sudah sepi dan sama sekali tidak kena macet. Perjalanan dari bandara ke Hotel Ecotel Bangkok tempat saya dan Jimz menginap hanya memakan waktu 30 menit padahal jarak yang ditempuh lebih dari 30km.
Saat check in, petugas hotelnya memberitahukan kalau kamar Superior yang kami pesan sudah penuh, jadi saya dan Jimz di-upgrade ke kamar Deluxe untuk 2 malam, gratis. Satu malam lagi tetap Superior. Waw. Dua malam di kamar Deluxe. Hoki banget !!
Kamarnya bagus, besar dan bersih! Yang paling penting adalah bersihnya. Ranjangnya agak keras tapi yah oke lah. Kamar mandinya pun luas dan bersih.
Hari pertama liburan.. memuaskan..
Rincian pengeluaran biaya:
- 365THB (taksi dari bandara ke hotel)
Budget: 500THB
Total pengeluaran: 365THB




Komentar terakhir