Oct 18, 2009 - cuap-cuap, money making    39 Comments

Nomor rekening BCA dan PTC

Tadinya, saya ingin memberi judul tulisan ini dengan “Hack nomor rekening BCA”. Tapi tidak jadi deh,  judulnya mengundang sekali.. Tapi tenang, saya bukan mau menjelaskan cara membobol rekening BCA melalui nomor rekeningnya. Lha saya saja tidak paham caranya (dan mungkin semua orang tidak tahu juga).

Banyak khalayak umum yang masih ragu bergabung dengan situs-situs Paid To Click lokal, bahkan yang terbukti sudah membayar saya, karena di formulir pendaftarannya, calon anggota diharuskan untuk mengisi data seperti nama Bank dan nomor rekening. Mereka batal bergabung karena takut rekening bank mereka dibobol, hanya dengan memberitahukan nomor rekening mereka.

Saya biasanya senyum-senyum saja kalau ada orang yang bertanya pada saya, apakah aman untuk memberikan nomor rekening BCA nya. Memangnya apa sih yang bisa dilakukan orang dengan nomor rekening, sampai-sampai mereka takut sekali memberitahu nomor rekeningnya? *saya memang tidak tahu apa yang bisa dilakukan dengan nomor rekening BCA orang lain, selain untuk keperluan transfer KE rekening yang dimaksud*

Kalau nomor kartu kredit apalagi sampai tiga angka dibelakang kartu, memang berbahaya bila diketahui orang lain, tapi nomor rekening? Sepertinya saya belum pernah menemukan atau mendengar adanya kasus pembobolan rekening hanya dengan berbekal nomor rekening saja. *mohon koreksi saya kalau saya salah*

Amankah? Jelas aman. Sekali lagi, nomor rekening tidak bisa dipakai untuk membobol rekening aslinya. Itu hanya nomor kepemilikan rekening. Beda lagi dengan nomor kartu kredit. Kalau nomor kartu kredit sih wajar lah kalau waspada, soalnya kasus credit card fraud juga sudah bertebaran.

Lalu mengapa masih banyak orang takut rekening mereka dibobol hanya dengan memberitahukan nomor rekening ke orang lain? Lha jangan tanya saya. Saya juga tidak mengerti, tapi ada kemungkinan mereka kurang informasi atau dicekoki informasi yang salah, atau hanya parno (paranoid, red).

Nomor rekening tidak bisa dipakai untuk membobol rekening asli, kecuali pemberian nomor rekening dilanjutkan dengan pemberian data-data pribadi lainnya, seperti PIN, tanggal lahir, tanda tangan, dan/atau nama asli ibu kandung sebelum menikah. Nah itu sih salah sendiri, kenapa bisa-bisanya membocorkan data-data itu. Tapi kalau hanya nomor rekening, aman..

Sekali lagi ya, disimpulkan.. Nomor rekening saja tidak bisa dipakai untuk membobol rekening asli.

39 Comments

  • Sama, saya juga sering ditanya teman-teman blogger yang ingin ikutan bisnis online tentang keamanan no rekening bank.
    Mungkin kekhawatiran mereka karena banyak informasi yang menyebutkan tentang pembobolan rekening.

  • @andi: tapi kan kalau dari nomor rekening saja, mana bisa dibobol?

  • [...] Yang masih ragu-ragu memberikan nomor rekeningnya, silahkan baca tulisan saya mengenai hal ini disini. [...]

  • Siapa bilang memberikan no.rekening ke orang lain tidak berbahaya????????????????????????????????????????
    saya dikirimkan satu script via e-mail oleh teman saya waktu masih di smp,yang mana beliau sekarang kerja di salah satu BANK ternama di USA……
    Dengan berbekal No.rekening ( SETELAH MELALUI UJI COBA,BARU 1 BANK SAJA YANG BISA DITEMBUS) kita bisa masuk ke layanan INTERNET BANKING Target dengan mengikuti SCRIPT sbb:

    *script deleted*

  • @fitriiani: Pemberian nomor rekening saja tidak berbahaya. Akan jadi berbahaya bisa disusul dengan pemberian data-data pribadi seperti yang sudah saya tulis. Selama data-data itu tidak disebar-sebar sembarangan, rekening tidak bisa dibobol.

    Saya telah membaca script yang Anda kirim. Saya tidak praktekkan, tapi script itu hanya untuk masuk ke internet banking. Untuk transaksi di internet banking sendiri, butuh token atau keyBCA (kalau internet bank BCA), bukan?

  • Saya setuju dengan Ibu Herli, info ini sangat berguna bagi yang paranoid dengan memberikan nomor rekening.

    Kebetulan latar belakang saya IT dan bergelut di bidang sekuriti komputer dan internet dari tahun 2003.

    Info ini sangat berguna sekali. Jadi saya ijin tuk COPAS sedikit untuk disebarluaskan.

    Bagi para pengunjung kalau masih ragu, saran saya coba deh telpon BANK terkait tentang kebenaran postingan ini.

    *untuk saudari fitriiani silahkan berkunjung ke http://pulsaperdana.com di situ terpajang 3 nomor rekening kalau memang benar bisa di bobol. adalah suatu pengalaman yang luar biasa dan bisa menjadi bahan saya belajar lagi….

    NB: Hanya nomor rekening tidak masalah kecuali disertai data pribadi itu salah sendiri seperti yang tertulis dalam postingan ini.

    SUKSES YAH !!!

  • @VeTrUx: :)

  • Mo tnya neh pmberian dta pribadi’y yg sprti ap ya? Klo sperti nma lngkap, tnggal lhir dan almt apa jg brbahaya ?

  • @aDen: kalau bisa seminim mungkin memberikan data2 tersebut. yang jangan sampai bocor sih nama ibu kandung sebelum menikah, karena itu biasanya dijadikan patokan untuk verifikasi.

  • haaaa baru tau aku hehehehehe jdi nggak tkut lagi nih

  • mas, saya menggunakan credit card (BNI) untuk daftar di IDR-CLICKIT, apakah aman? jadi takut nih mas. trus apa payout bisa transfer langsung ke BNI saya itu? paypal? mohon balas ya mas?

  • @adnan: kartu kredit? kayaknya cuma ditanya no rek, koq bisa sampai pakai kartu kredit? data itu bisa diubah koq setelah login :-)

  • salam kenal…
    1. sy mengikuti bisnis PTC….apakah itu benar2 bisa dipercaya ???
    2. saat registrasi sy diminta untuk mengisi biodata…biodata itu berupa e-mail, nmr hp dan no rekening…. apakah aman ???

    makasiih….
    terimakasih ya ats informasinya…

  • @heru:
    1. Tergantung PTC nya. Sebelum terbukti membayar, saya sarankan lebih baik jangan invest dulu.
    2. Aman koq, soalnya tidak menanyakan biodata seperti alamat atau nama ibu kandung sebelum menikah. :)

  • ooo begitu ya….

    makasih ya ibu herli……..

    perkenalkan nama saya heru…mahasiswa elektro di univ. kristen maranatha bandung…. saya baru masuk smester ke 3….meskipun begitu….saya perlu belajar bnyak dari anda tentang IT…makasih ya ibu herli

  • @heru: ya, sama2.. salam kenal juga :-)

  • hi kak herli, nama saya widia salam kenal y

    saya mendpt tawaran bergabung dg MLM produk suplemen, untuk mjd anggota, saya diminta menyerahkan foto kopi KTP dan nomor rekening oleh up line (semarang). saya juga tinggal di semarang dan pengguna produk ini, sedangkan perusahaannya ada di jakarta.

    produk suplemen ini sepertinya dipaketkan ke alamt anggota. sebelumnya saya beli langsung k t4 up line.

    apakh aman menyertakan foto kopi KTP kak?
    trimaksih

  • @widia: Sebenarnya agak riskn memberikan fotokopi KTP, karena ada alamat, tanggal lahir dan tanda tangan. Tapi memang ada beberapa kasus yang membutuhkan fotokopi KTP (untuk urusan legal). Jadi tidak bisa dipatok boleh atau tidak. Tergantung kebutuhannya.

  • minta pencerahannya dong para suhu soalnya gini ibu saya bikin atm dipegang sm saya buku sama amplopnya lupa naro :)
    nomer rekening sama nomer kartu kan beda..
    nah yg mau sy tanya saya lupa nomor rekeningnya euy.
    selain dengan datang ke kantornya ada lagi ga cara untuk mengetahui nomer rekeningnya.
    mohon di jawab :)
    trims.

  • @ebol_skatepunk: kalau saya sih, karena udah mendaftar internet banking, nomor saya bisa dicek di internet.

  • kalau kita memberikan no.rekning dan nama lengkap saja tidak apa2 khn??

  • @chandra: tergantung keperluannya. tapi kalau nomor rekening dan nama lengkap sepertinya tidak apa-apa, karena nama dibutuhkan untuk dicocokkan saat transfer.

  • Gi mna sih cara mendapatkannya …………….
    dgn cepat ………………..???
    klo da tau beri tau ya…………………………………..
    we soalnya butuh ni,,,,,,,,,,,

  • @Bonek: kalau yang beginian ga bisa instan kayak mi instan, harus ada usaha dan ketekunan.

  • Sampai detik ini pemberian nama lengkap dan norek masih tergolong aman tp tidak menjamin 100% aman. Bahkan sistem keamanan bank yang menggunakan enkripsi 128 bit ditambah anti virus tercanggih serta firewall paling wahid sekalipun masih bisa ditembus oleh seorang cracker (saya lebih suka menyebut craker daripada hacker untuk seorang yang menggunakan kemampuan komputerisasinya untuk kejahatan) hanya dengan bermodalkan norek.

    Banyak tehnik yang digunakan oleh Cracker untuk membobol rekening bank, seperti tehnik ‘meracuni’ ARP(ARP Poisoning),pishing, sniffing, DNS Hacking, dan masih banyak lagi. Tapi semua itu diperlukan kemampuan ‘lebih’ dari sekedar newbie hack dan masih tergolong jarang digunakan dengan pertimbangan resiko terlalu besar, namun begitu ada bberapa Cracker yang melakukannya. Jadi apakah pemberian nomer rekening itu aman??? saya hanya bisa bilang, relatif aman.

    bahkan yang lebih canggih lagi, seorang cracker bisa menghack rekening tanpa tahu norek nya, meskipun korban menggunakan laptop yang membuat usaha keyloger jadi sia-sia….

    Tips agar rekening anda ‘selalu’ aman :
    >Banyak yang bilang ganti PIN anda secara berkala, tidak sepenuhnya aman, bagai mana jika ternyata teman dekat anda yang tahu jadwal anda mengganti PIN adalah sorang Cracker handal yg sdang mengincar ‘uang’ anda? lbih baik ganti PIN anda secara acak dan tidak rutin namun sering.
    > Jika anda pengguna Internet Banking, gunakan virtual key board saat bertransaksi di internet (memasukkan pin, id, dsb).
    > Untuk pengguna internet banking (lagi), jangan melakukan transaksi apapun termasuk cek saldo di warnet. gunakan protokol yang terenkripsi sepertiIPSec, SMB Singing, HTTPS,dsb. Protokol SMTP dan POP3 sangat tidak aman. Dan jangan mengklik link apapun dari email anda, meskipun email tersebut dari bank.

    Apakah tip’s diatas sudah aman 100%, sayang sekali tidak !!! tapi cukup membuat repot Crakcer. Dan yang terpenting adalah, teliti sebelum memasukkan data dan jangan memberikan data apapun jika anda tidak yakin dengan keamanan data anda.

  • @Mr.MAKS: Wah saya setuju banget! Thanks yah buat ngelengkapin tulisan saya :-)

  • Seminggu yang lalu saya hampir tertipu dengan adanya email dari Luar Negeri yang menyebutkan saya mendapatkan hadiah dari Yahoo Awards dan MSN, sehingga mereka mengirimkan formulir untuk saya isi dengan rincian Nama, Tgl. Lahir, Alamat Lengkap, No Telp rumah, no. Rekening Bank, swift code bank, serta tanda tangan. yang jadi permasalahanya apakah rekening saya aman akibat kelalaian tersebut, mohon pencerahanya.

  • @Sinkwonk: Apa Anda memerikan informasi yang diminta tersebut? Nama, Tgl. Lahir, Alamat Lengkap, No Telp rumah, no. Rekening Bank, swift code bank, serta tanda tangan? Kalau iya, rekening Anda tidak aman.

  • @Herli: Saya sudah memberikan data tsb, apakah yang harus saya lakukan sekarang?, apa saya harus menutup rekening tsb dengan cara mengosongkan isinya terus saya buat baru? mohon solusinya.

  • @Sinkwonk: Hubungi bank tempat Anda membuka rekening, beritahu bahwa Anda telah memberikan data tersebut ke orang lain. Ikuti saran mereka. Bila memang harus tutup rekening, mungkin lebih baik daripada kedepannya ada hal-hal merugikan yang menyangkut rekening Anda

  • @herli: kalo orang tanya no telpon , no rekening, no sepatu, nama lengkap dan aku uda ngasih jawaban. gimana? apa berbahaya juga?

  • @alip: tergantung buat apa nanya informasi itu kan?

  • saya setuju kalau pemberian no rek saja tidak bisa dibobol, tp itu dulu….
    sekarang ada game namax dewa poker, pembelian chip dengan uang di rek, operator cuman minta nama dan nomor rek ( tidak pakai data pribadi ), setelah itu mereka membeli cip dengan uang dalam rek….
    setelah cip ditangan, mereka tinggal transfer cip yang dia beli pakai rek yang dia dapat ( entah dr mana ) ke teman yg lain lewat meja poker online dan langsung dia tukarkan dengan uang tunai…. ( ini kenyataan lho )… ada teman saya yang kena sial kyak cerita diatas, habis transfer kertas transfer dia buang sembarangan, entah dipungut oleh siapa, walhasil…. duit tabungan habis…..

  • @as: wah oh ya? Dari bank apa tuh? Bahaya sekali kalau prosesnya tidak butuh data pribadi untuk mentransfer. Dan saya baru pernah dengar kasus seperti ini. Kebobolan sistem prosedur dari bank, mungkin. Makanya saya bertanya bank apa? *message melalui contact form juga boleh kalau takut menyebutkan nama bank nya disini* :-)

  • bagaimana dengan fasilitas seperti money exchanger online seperti tukarduit.com, kan kita harus memberikan account rekening bank kita? apakah itu aman?

    bagaimana kalau orang lain yang mencantumkan account rekening kita.

    karena kita tidak perlu konfirmasi apa-apa ketika kita akan menarik uang kita dari account bank kita.

    kalo info ini berbahaya, tolong jangan dipublish yah..salam

    salam

  • @parlin: khusus untuk tukarduit.com saya pernah memakai jasanya, dan saya bisa bilang kalau situs tersebut aman. :-)

  • saya ingin bertanya, kemarin saya kena tipu seorang oknum di kaskus dan setelah sy sebarkan berita itu di account facebook dan kaskus, oknum tsb mengancam saya akan membobol rek tabungan saya dengan alasan dia tau data base semua bank dan kartu kredit saya bisa dia kloning. Note: saya tidak pernah memberikan data pribadi, fc ktp atau data lainnya, melainkan hanya nomer rek bekas saya transfer dan tertipu oleh oknum tsb.
    apakah itu berbahaya dan bersangkutan dengan kartu kredit saya?

  • @Filly: Kalau Anda merasa tidak pernah memberikan data pribadi, seharusnya tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Kalaupun memang terbobol, setidaknya Anda tau itu pekerjaan “orang dalam” dari bank Anda. Anda bisa saja menuntut bank Anda tersebut. Ini pendapat saya lho. Atau kalau memang Anda masih cemas, hubungi bank Anda dan tanya kepada pihak bank Anda mengenai kasus ini.

  • info dri mba herli bgitu membantu

    slam knal yaa mba