Saya tidak terlalu simpati sama yang namanya motivator. Sementara banyak yang butuh motivasi dari seorang motivator, saya malah tidak menaruh simpati pada motivator.
Buat saya, motivator hanya bisa menasehati orang lain selain dirinya.
Yang keluar dari mulut mereka, mungkin bisa mendorong orang lain, tapi untuk dirinya sendiri? Saya gak yakin.
Kebetulan di kantor ada 1 orang yang menggandrungi salah satu motivator terkenal. Gerak geriknya dibuat mirip dengan idolanya, ia gak bisa bertindak sesuai dengan kalimat-kalimat yang sering dilontarkan oleh mulutnya sendiri.
Tulisan saya mungkin dianggap menyinggung pihak-pihak tertentu, tapi ini kan pendapat saya. Mohon maaf saja, tapi saya secara pribadi tidak simpati pada motivator.

Komentar terakhir