Sejak Juli 2008, Jimz bekerja sebagai IT Supervisor di Sosro. Dan semua karyawan Sosro beserta keluarganya dihimbau untuk mengkonsumsi produk Sosro, seperti: Teh Botol Sosro, FruitTea, JoyTea, dan bukan produk pesaingnya.
Alasannya cukup simpel dan masuk akal. Kalau karyawan Sosro mengkonsumsi produk keluaran pesaingnya, maka omset menurun, laba menurun, dan bukan ga membuat perusahaan merugi. Masuk akal kan?
Menurut cerita Jimz sih, di kantornya selalu disediakan produk-produk Sosro untuk dikonsumsi oleh para pegawainya. “Tinggal ambil”, katanya.
Jadi sebenarnya kalau Jimz membeli JoyTea sebagai teman ngemil menonton bioskop, Jimz turut menyumbang laba Sosro, perusahaan yang menggajinya.
Dan kalau saya membeli produk Sosro, bisa berarti saya ikut menggajinya, kan ?


Komentar terakhir