Oh bukan, saya bukan pencari bakat. Walaupun begitu, saya sering sekali mencari bintang-bintang yang bertaburan di iklan televisi. Dan ternyata, hampir semua iklan ada bintangnya lho.
Bintang yang saya maksud bukanlah seorang aktor atau aktris, melainkan sebuah (atau beberapa) tanda bintang (asterisk). Biasanya, font yang digunakan untuk si bintang ini dibuat sekecil mungkin sampai-sampai yang menonton mungkin tidak perhatian dengan tanda bintang tersebut.
Ada iklan produk yang mengaku berformulasi terbaik. Saya pikir karena telah diuji coba dan memang mendapat peringkat teratas. Tapi ternyata bukan! Formulasi terbaiknya ternyata bila diandingkan dengan produk yang sebelumnya dengan merek sama. Dan ini saya temukan di tanda bintang.
Ada juga iklan produk yang membanggakan bisa meluruskan rambut dengan disisir jari. Ternyata setelah saya cari tanda bintangnya, saya menemukan kalimat kecil bertuliskan: “hanya untuk rambut lurus alami”. Wah.. Kalau ada orang dengan rambut ikal tertarik dengan produk tersebut dan kalau ternyata rambutnya tidak bisa rapi dengan disisir jari, iklan tersebut tak dapat disalahkan. Kan memang sudah tertulis di iklan tersebut, walaupun keciiiiiiill sekali..
Apalagi tulisan suara konsumen di iklan suatu produk makanan. Sudah kecil, ditaruh dipojok, kemunculannya pun cepat sekali. Seakan takut dibaca. Jadi curiga, sebenarnya kenapa ditulis kecil sekali kalau memang tidak ada keluhan pelanggan? Hihihihi..
Iklan-iklan tersebut tidak bohong memang, tapi koq malah terkesan bohong. Bayangkan saja: mengaku berformulasi terbaik, ternyata bila dibandingkan dengan produk sebelumnya. Mungkin lebih tepat dikatakan menutup-nutupi.
Sama saja seperti iklan rokok dengan pesan peringatan kesehatan yang muncul sangat cepat atau dibacakan dengan cepat dan terburu-buru. Takut ga laku kali ya?


Mantap webnya bos, designnya simple banget tapi tetap keliatan elegan, tampil dewasa, dan gak bosenin liat templatenya, maknyus banget dah bos, salam kenal