<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Perjalanan seorang Herli &#187; teknis</title>
	<atom:link href="http://herli.web.id/category/teknis/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://herli.web.id</link>
	<description>"because writing is, like death, a lonely business." - Neil Gaiman</description>
	<lastBuildDate>Thu, 29 Dec 2011 22:49:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.4</generator>
		<item>
		<title>Minimum Height di CSS</title>
		<link>http://herli.web.id/minimum-height-di-css.html</link>
		<comments>http://herli.web.id/minimum-height-di-css.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Jun 2009 13:03:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herli</dc:creator>
				<category><![CDATA[html, css & javascript]]></category>
		<category><![CDATA[teknis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://herli.web.id/?p=1804</guid>
		<description><![CDATA[Setelah lama berkutat dengan transparansi, slicing design kali ini malah menghindari transparansi, yang berarti image nya harus dalam format standard: jpeg atau gif, dan tanpa css transparency sama sekali. Saya mencoba pakai png dengan transparansi 50%, tapi tetap saya ada kendala dengan browser dengan berbagai macam standard dalam menangani png. Jadi saya memakai cara lain, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah lama berkutat dengan transparansi, slicing design kali ini malah menghindari transparansi, yang berarti image nya harus dalam format standard: jpeg atau gif, dan tanpa <em>css transparency</em> sama sekali.</p>
<p>Saya mencoba pakai png dengan transparansi 50%, tapi tetap saya ada kendala dengan browser dengan berbagai macam standard dalam menangani png. Jadi saya memakai cara lain, yaitu dengan mengeset tinggi minimum untuk satu div supaya <em>background image</em> nya tidak terpotong. <span id="more-1804"></span></p>
<p>Ternyata hanya dibutuhkan 3 baris css !! Dan.. bekerja di semua browser: Firefox 2, Firefox 3, IE6, IE7, IE8, Safari, Chrome, Opera. Sip !! Ini dia yang saya butuhkan. <img src='http://herli.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Saya menemukan solusinya <a href="http://www.reignwaterdesigns.com/ad/tidbits/hacks/minimum_height_in_css.shtml" target="_blank">disini</a>.</p>
<blockquote><p>First things first.  Use the &#8220;min-height&#8221; in your css like this:</p>
<p><code>.myDiver{<br />
min-height:100px;<br />
}</code></p>
<p>NEXT!  Set the regular height to &#8220;auto&#8221; using the &#8220;!important&#8221; tag.</p>
<p><code>.myDiver{<br />
min-height:100px;<br />
height:auto <strong style="color: red;">!important</strong>;<br />
}</code></p>
<p>LAST! Set the regular height (again) but to the minimum height. <img src='http://herli.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><code>.myDiver{<br />
min-height:100px;<br />
height:auto <strong style="color: red;">!important</strong>;<br />
height:100px;<br />
}</code></p>
<p>This will keep the div at 100px; and if the content inside of it extends beyond 100px, it will grow. This is true in <strong>ALL BROWSERS</strong>! Check out this example below:</p>
<style type="text/css">
					.growing{
						float:left;
						clear:none;
						width:100px;
						min-height:100px;
						height:auto !important;
						height:100px; 
						border:1px solid red;
						margin-right:10px;
					}
					</style>
<div class="growing"></div>
<div class="growing">
                    	sdf ffdsa fd<br />
                        sdf ffdsa fd
                    </div>
<div class="growing">
                    	sdf ffdsa fd<br />
                        sdf ffdsa fd<br />
                        sdf ffdsa fd<br />
                        sdf ffdsa fd<br />
                        sdf ffdsa fd</p>
<p>                        sdf ffdsa fd<br />
                        sdf ffdsa fd<br />
                        sdf ffdsa fd<br />
                        sdf ffdsa fd</p></div>
</blockquote>
<p>Hebat yaaaa !! Menyelesaikan masalah saya dalam sekejap! Hanya dengan 3 baris code css !! <img src='http://herli.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://herli.web.id/minimum-height-di-css.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Transparansi di CSS untuk semua browser</title>
		<link>http://herli.web.id/transparansi-di-css-untuk-semua-browser.html</link>
		<comments>http://herli.web.id/transparansi-di-css-untuk-semua-browser.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 May 2009 08:59:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herli</dc:creator>
				<category><![CDATA[html, css & javascript]]></category>
		<category><![CDATA[teknis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://herli.web.id/?p=1684</guid>
		<description><![CDATA[Gara-gara saya mendapat tugas men-slice satu desain yang amat sangat &#8220;ajaib&#8221;, saya harus mengais-ngais informasi di belantara internet. Untung ada Google yang membuat hidup saya lebih mudah Akhirnya saya menemukan code yang membantu saya (http://css-tricks.com/css-transparency-settings-for-all-broswers/) membuat transparansi 50%: .transparent_class { filter:alpha(opacity=50); -moz-opacity:0.5; -khtml-opacity: 0.5; opacity: 0.5; } Penjelasannya saya kutip langsung dari websitenya: Here is [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Gara-gara saya mendapat tugas men-slice satu desain yang amat sangat &#8220;ajaib&#8221;, saya harus mengais-ngais informasi di belantara internet. Untung ada Google yang membuat hidup saya lebih mudah <img src='http://herli.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Akhirnya saya menemukan code yang membantu saya (<a href="http://css-tricks.com/css-transparency-settings-for-all-broswers/" target="_blank">http://css-tricks.com/css-transparency-settings-for-all-broswers/</a>) membuat transparansi 50%:</p>
<pre><code>.transparent_class {
	filter:alpha(opacity=50);
	-moz-opacity:0.5;
	-khtml-opacity: 0.5;
	opacity: 0.5;
}
</code></pre>
<p><span id="more-1684"></span>Penjelasannya saya kutip langsung dari websitenya:</p>
<blockquote><p>Here is what each of those CSS properties is for:</p>
<ul>
<li><strong>opacity: 0.5;</strong> This is the “most important” one because it is the current standard in CSS. This will work in most versions of Firefox, Safari, and Opera. This would be all you need if all browsers supported current standards. Which, of course, they don’t.</li>
<li><strong>filter:alpha(opacity=50);</strong> This one you need for IE.</li>
<li><strong>-moz-opacity:0.5;</strong> You need this one to support way old school versions of the Mozilla browsers like Netscape Navigator.</li>
<li><strong>-khtml-opacity: 0.5;</strong> This is for way old versions of Safari (1.x) when the rendering engine it was using was still referred to as KTHML, as opposed to the current <a href="http://webkit.org/">WebKit</a>.</li>
</ul>
</blockquote>
<p>Benar-benar jitu! Tapi koq pada saat saya coba di IE7, masih tidak jalan ya ?</p>
<p>Nah, ini dia bagian yang nyebelin. Di Internet Explorer, ternyata kita harus <span style="text-decoration: underline;">menambahkan property width dan/atau height</span> di css nya.Hanya di IE! Di Firefox 3, saya tes, code diatas jalan dengan mulus.</p>
<p>Kenapa sih, semua browser ngotot punya standard masing-masing? Menyusahkan saja! Huh !!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://herli.web.id/transparansi-di-css-untuk-semua-browser.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Secuil senyum ditengah badai</title>
		<link>http://herli.web.id/secuil-senyum-ditengah-badai.html</link>
		<comments>http://herli.web.id/secuil-senyum-ditengah-badai.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Feb 2009 12:46:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herli</dc:creator>
				<category><![CDATA[cuap-cuap]]></category>
		<category><![CDATA[paid to click]]></category>
		<category><![CDATA[teknis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://herli.web.id/?p=1343</guid>
		<description><![CDATA[Dramatis banget ya judul tulisan kali ini? Hehehehe. Sekali-sekali, tidak apa-apa lah, menulis bagaikan seorang jurnalis untuk artikel yang dipublikasi di media cetak. Hari ini, saya sibuk sekali. Raut muka saya sepanjang pagi sampai siang menjelang sore antara serius atau sedang kesal. PMS ? Mungkin. Pagi ini saya habiskan dengan memilah-milah, mana yang akan saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dramatis banget ya judul tulisan kali ini? Hehehehe. Sekali-sekali, tidak apa-apa lah, menulis bagaikan seorang jurnalis untuk artikel yang dipublikasi di media cetak. <img src='http://herli.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Hari ini, saya sibuk sekali. Raut muka saya sepanjang pagi sampai siang menjelang sore antara serius atau sedang kesal. PMS ? Mungkin. <img src='http://herli.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Pagi ini saya habiskan dengan memilah-milah, mana yang akan saya pakai untuk kelanjutan Lemaribuku.com. Apakah Joomla yang lumayan saya kuasai, atau Drupal yang mempunyai fitur <em>custom field</em> yang amat menggiurkan, atau bahkan WordPress yang sudah sehari-hari saya pakai. Mumpung desain mau diganti, jadi saya pikir sekalian saja <em>engine</em> nya juga diganti dan diperbarui.</p>
<p><span id="more-1343"></span>Dan akhirnya saya putuskan memakai Drupal, dengan fitur <em>custom field</em> yang menggiurkan. Hmmm <img src='http://herli.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Selesai sarapan saya langsung berkutat dengan instalasi Drupal di webserver. Setting sana sini. Error sana sini. Baru setelah makan siang, akhirnya Drupal dan semua <em>custom field</em> yang menggiurkan itu berhasil terinstall dengan baik di webserver saya. Secuil senyum untuk saya.</p>
<p>Lalu saya menginstall WordPress di webserver saya yang lain. Karena <em>file manager</em> yang kurang <em>user friendly</em>, saya baru berhasil menginstall WordPress dengan theme yang akan dipakai setelah 1 jam lamanya. Huah.. Kalau install di komputer sendiri sih, tidak akan lebih dari 5 menit! Hihihihihiii..</p>
<p>Hari yang sibuk. Saya benar-benar disibukkan oleh Drupal dan WordPress. Hari ini, Firefox saya pun hampir tidak menyediakan tab untuk diisi dengan Gmail atau Facebook, saking sibuknya.</p>
<p>Untungnya semuanya berhasil diselesaikan sebelum malam. Dan malam ini, saat saya login Facebook, ada <em>note</em> oleh Rachel yang menarik saya. <em>Note</em> itu tentang Book Quotes:</p>
<blockquote><p>Rules:<br />
* Grab the book nearest you. Right now.<br />
* Turn to page 56.<br />
* Find the fifth sentence.<br />
* Post that sentence along with these instructions in a note to your wall.<br />
* Don&#8217;t dig for your favorite book, the coolest, the most intellectual. Use the CLOSEST!</p></blockquote>
<p>Hihihihi.. Kegiatan sepele, tapi lumayan menyenangkan. Buku yang terdekat dengan saya adalah buku hasil meminjam <a href="http://www.evomaya.com" target="_blank">Andre</a> tapi belum sempat dibaca: Superpower Mindfullness oleh Ajahn Brahm. Siapa sangka, dengan <em>note</em> kecil di Facebook ini saya bisa mulai membaca buku pinjaman ini. Hihihihi..</p>
<p><em>Anyway</em>, kutipan saya adalah:</p>
<blockquote><p>Sang guru berjalan hilir mudik dengan memegang sebuah tongkat besar, dan seorang rekan disamping saya yang mulai terangguk-angguk mendapat sebuah pukulan.</p></blockquote>
<p>Cukup menyenangkan kan ?</p>
<p>Untuk kegiatan Paid To Click (PTC) hari ini, saya berhasil mengumpulkan lebih dari 90 sen di <a href="http://www.neobux.com/?r=herli" target="_blank">Neobux</a> dalam waktu kurang dari 24 jam. Wow.. Benar-benar mengundang decak kagum. Dan saya terjatuh lebih dalam, jatuh cinta kepada <a href="http://www.neobux.com/?r=herli" target="_blank">Neobux</a>. <img src='http://herli.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Walaupun sibuk, saya tidak melupakan PTC yang saya ikuti, mengumpulkan sen demi sen. Hihihihihii.. <img src='http://herli.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://herli.web.id/secuil-senyum-ditengah-badai.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>10 alasan programmer</title>
		<link>http://herli.web.id/10-alasan-programmer.html</link>
		<comments>http://herli.web.id/10-alasan-programmer.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Feb 2009 12:53:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herli</dc:creator>
				<category><![CDATA[cuap-cuap]]></category>
		<category><![CDATA[teknis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://herli.web.id/?p=1278</guid>
		<description><![CDATA[Seperti yang sudah saya tulis di Halaman Tentang Herli, saya menggeluti bidang IT. Mulanya adalah sebagai software developer (desktop application) yang akhir-akhir ini mulai bergeser ke web developer. Tidak terlalu mengherankan sebenarnya, karena aplikasi yang dikembangkan juga mulai bergeser ke aplikasi berbasis web. Di kantor saya yang terakhir, saya ikut menangani bug-bug yang timbul di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seperti yang sudah saya tulis di Halaman Tentang Herli, saya menggeluti bidang IT. Mulanya adalah sebagai software developer (desktop application) yang akhir-akhir ini mulai bergeser ke web developer. Tidak terlalu mengherankan sebenarnya, karena aplikasi yang dikembangkan juga mulai bergeser ke aplikasi berbasis web.</p>
<p>Di kantor saya yang terakhir, saya ikut menangani <em>bug-bug</em> yang timbul di desktop application yang dikembangkan sebelumnya. User yang memakai aplikasi itu mungkin sekitar 70 atau 80 orang. Tidak sampai 100 orang.</p>
<p>Saya pernah mendapat email lama berisi 10 alasan yang akan dilontarkan programmer saat aplikasi tidak berjalan dengan semestinya, dan dengan jujur bisa saya katakan, saya juga pernah mengucapkan alasan nomor 1 itu ke user-user saya. Hahahahaha..</p>
<p><span id="more-1278"></span>Inilah 10 besar alasan programmer. Nomor 1, sakti banget tuh.</p>
<p>10. “Ada yang ganti <em>coding</em> saya nih.”</p>
<p>9. “Wah, kita ga sempet testing.”</p>
<p>8. “Ini masih versi lama nih.”</p>
<p>7. “Ga nemu lagi, error yang waktu itu.”</p>
<p>6. “Servernya restart, mungkin?”</p>
<p>5. “Pasti ada salah input data.”</p>
<p>4. “Kemarin bisa.”</p>
<p>3. “Ini ga termasuk bahan pas ngetes.”</p>
<p>2. “Kayaknya ga termasuk di <em>spec</em> deh.”</p>
<p>1. “Di komputer saya jalan koq!”</p>
<p>Hahahahaha.. sakti banget ya yang nomor 1 itu. Setelah saya kena &#8220;sentil&#8221; dengan alasan nomor 1 ini, saya jadi jarang menggunakan alasan itu. Tidak peduli di komputer developer jalan atau tidak, yang penting adalah aplikasi di komputer user bisa berjalan mulus. <img src='http://herli.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Walaupun begitu, saya sering menggunakan alasan itu hanya untuk bercanda dengan para user saya. Mengucapkannya pun sembari nyegir2, tapi setelahnya saya akan bilang kalau nanti masalahnya akan saya cek, untuk menenangkan hati user itu.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://herli.web.id/10-alasan-programmer.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Upgrade ke WordPress 2.7</title>
		<link>http://herli.web.id/upgrade-ke-wordpress-27.html</link>
		<comments>http://herli.web.id/upgrade-ke-wordpress-27.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Feb 2009 04:20:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herli</dc:creator>
				<category><![CDATA[cuap-cuap]]></category>
		<category><![CDATA[teknis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://herli.web.id/?p=1273</guid>
		<description><![CDATA[Hohohohoho.. Barusan saja saya mengupgrade wordpress saya menjadi versi 2.7. Deg-degan, takut ada yang salah copy, atau delete, atau malah berakibat kacau.. Tapi orang yang terlalu takut untuk maju, akhirnya benar-benar ga maju-maju. Jadi dengan modal nekad dan panduan dari wordpress.org, akhirnya saya memulai proses upgrade itu. Ternyata&#8230; sukses!! Sempat terjadi insiden kecil saat saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hohohohoho.. Barusan saja saya mengupgrade wordpress saya menjadi versi 2.7.</p>
<p>Deg-degan, takut ada yang salah copy, atau delete, atau malah berakibat kacau.. Tapi orang yang terlalu takut untuk maju, akhirnya benar-benar ga maju-maju. Jadi dengan modal nekad dan <a href="http://codex.wordpress.org/Upgrading_WordPress_Extended" target="_blank">panduan dari wordpress.org</a>, akhirnya saya memulai proses upgrade itu.</p>
<p>Ternyata&#8230; sukses!! Sempat terjadi insiden kecil saat saya <strong>tidak sengaja</strong> mengapus wp-config.php saya. Tapi untungnya file tersebut sudah di backup terlebih dahulu dan file itu bisa di-restore kembali. Hihihihihi.. *dasar Herli ceroboh* <img src='http://herli.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Langkah-langkah yang diberikan WordPress.Org yang memandu proses upgrade benar-benar jelas dan membantu. Tanpa panduan itu, saya mungkin masih belum upgrade ke wordpress versi terbaru ini.</p>
<p><span id="more-1273"></span>Saya ingin mengutip <a href="http://lorelle.wordpress.com/2008/12/11/wordpress-27-upgrade-tips/" target="_blank">blog orang lain</a> yang sudah terlebih dahulu mengupgrade wordpressnya ke versi 2.7:</p>
<blockquote><p>Many are worried about upgrading to WordPress 2.7. Here are some of the worries, and some answers.</p>
<ol>
<li><strong>It’s Painful to Upgrade:</strong> WordPress 2.7 now features auto-upgrade, so this could be the last “painful” upgrade you do, though upgrades are not very painful, really. Now, WordPress will alert you when there is a new version or upgrade available and walk you through the process. The same applies to WordPress Themes and Plugins, making life much less painful.</li>
<li><strong>My WordPress Theme Will Break:</strong> There is very little that will impact WordPress Themes in this new version, outside of WordPress Plugins that interact with WordPress Themes, especially with comments. WordPress Themes will be even better protected in future versions with the Parent/Child Theme feature (your changes are protected during upgrades) and easy auto-updating of Themes. If your Theme features customization to the comments area, see <a title="Migrating Plugins and Themes to 2.7" href="http://codex.wordpress.org/Migrating_Plugins_and_Themes_to_2.7">Migrating Plugins and Themes to 2.7</a> and <a title="Making your theme’s comments compatible with WordPress 2.7 and earlier versions" href="http://justintadlock.com/archives/2008/11/01/making-your-themes-comments-compatible-with-wordpress-27-and-earlier-versions">Justin Tadlock’s “Making your theme’s comments compatible with WordPress 2.7 and earlier versions”</a>.</li>
<li><strong>I’ll Only Have to Upgrade Again and Again:</strong> Trust me, future upgrades are going to be easier than ever. Don’t let this old whine of “WordPress updates too often” fool you. You are smarter than that. EVERY computer program, online and off, has regular updates. My computer nags at me daily to update something. WordPress only updates when they have to due to a security vulnerability discovered or threatened, or when they have great new features that you will benefit from. With the auto-upgrade feature, this process will be simple and painless. Upgrade now.</li>
<li><strong>I Won’t Be Able to Use My Favorite WordPress Plugins:</strong> If your favorite WordPress Plugins work with the Administration Panels or blog comments, the odds are that it won’t work or will need to be upgraded in WordPress 2.7. Check for upgrades to all your favorite WordPress Plugins and the <a title="confirmed to be compatible with WordPress 2.7" href="http://codex.wordpress.org/Plugins/Plugin_Compatibility/2.7">WordPress 2.7 Plugin Compatibility</a> list. If you are upgrading from a pre-WordPress 2.7 beta release, use the <a title="Upgrading WordPress" href="http://codex.wordpress.org/Upgrading_WordPress">Upgrading WordPress</a> instructions and deactivate all Plugins before installing, then activate them one by one to test them. If you can’t live without a certain WordPress Plugin, consider donating to their cause or encouraging their continued support of their Plugin. Or search for a new replacement.</li>
<li><strong>I Want to Wait Until All the Bugs are Fixed:</strong> <a title="WordPress 2.7 is now available!" href="http://wordpress.org/download/">WordPress 2.7</a> has undergone extensive development and testing. It is currently in use on <a title="Countdown to WordPress 2.7" href="http://lorelle.wordpress.com/2008/12/04/countdown-to-wordpress-27/">almost 5 million WordPress.com blogs</a> and has been for a couple of months, though the new interface wasn’t activated. With past versions, waiting was a good recommendation. Now, with the recent <a title="WordPress 2.6.5" href="http://wordpress.org/development/2008/11/wordpress-265/">WordPress 2.6.5</a> security update, it is highly recommended that you take that one step further and upgrade to 2.7 now to ensure you have the latest and most secure version. Having had some of my blogs, and those of my clients and fellow bloggers, hacked because we didn’t upgrade, we know the pain. Upgrade now.</li>
<li><strong>I’m Not Technically Inclined:</strong> One of the most exciting features of WordPress 2.7 is the auto-upgrade feature. Once you get past a little initial code on this upgrade, depending upon which version you are upgrading from, <em>no technical inclination required</em>. WordPress, WordPress Themes, and WordPress Plugins all now feature automatic upgrades, making your life easier and less technical.</li>
<li><strong>I Just Don’t Want to Upgrade:</strong> Okay, so there are some people who like making their life harder and want to stay with an older version of WordPress for whatever reasons. <a title="Quick Online Tips recently featured Plugins" href="http://www.quickonlinetips.com/archives/2008/11/try-wordpress-27-with-plugins/">Quick Online Tips featured WordPress Plugins</a> for those who wish to stay with WordPress 2.6, offering much of the functionality of WordPress 2.7. Be sure and upgrade to the latest version, <a title="WordPress 2.6.5" href="http://wordpress.org/development/2008/11/wordpress-265/">WordPress 2.6.5</a>, to maintain a secure version and protect your site from hackers and vulnerabilities. You will have to upgrade soon to maintain a secure version of WordPress, but this will delay the inevitable.</li>
</ol>
</blockquote>
<p>Setelah membaca tulisan diatas, saya jadi lebih mantab untuk melakukan upgrade. <em>Afterall, this will be the last &#8220;painful&#8221; manual update for WordPress</em>. <img src='http://herli.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://herli.web.id/upgrade-ke-wordpress-27.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>New wordpress theme</title>
		<link>http://herli.web.id/new-wordpress-theme.html</link>
		<comments>http://herli.web.id/new-wordpress-theme.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Feb 2009 02:14:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herli</dc:creator>
				<category><![CDATA[cuap-cuap]]></category>
		<category><![CDATA[teknis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://herli.web.id/?p=1240</guid>
		<description><![CDATA[Hmm.. Sebenarnya saya memang mau mengganti wordpress theme yang sebelumnya saya pakai. Alasannya bukan karena saya bosan melihat theme yang itu-itu saja. Tapi theme yang lama, tidak bisa saya pakai untuk memasukkan kode iklan. Kalaupun dipaksa bisa, hasil sedikit kurang enak dipandang mata. Hehehehehh.. Di theme yang baru ini, saya bisa menyelipkan script untuk iklan. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hmm.. Sebenarnya saya memang mau mengganti wordpress theme yang sebelumnya saya pakai. Alasannya bukan karena saya bosan melihat theme yang itu-itu saja. Tapi theme yang lama, tidak bisa saya pakai untuk memasukkan kode iklan. Kalaupun dipaksa bisa, hasil sedikit kurang enak dipandang mata. Hehehehehh..</p>
<p>Di theme yang baru ini, saya bisa menyelipkan script untuk iklan. Dan hasilnya tidak begitu mengecewakan saat saya testing di localhost saya. Cukup sempurna. <img src='http://herli.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Theme ini, sudah saya bongkar sedikit dan disesuaikan dengan keperluan saya. Mana yang saya pakai, mana yang tidak saya pakai. Setelah OK, baru saya upload ke webserver saya ini.</p>
<p>Theme nya bisa didownload disini: <a href="http://cssace.com/free-wp-premium-theme-is-here/" target="_blank">http://cssace.com/free-wp-premium-theme-is-here/</a></p>
<p>Untuk teman-teman, bolehkah saya minta feedback berkenaan dengan theme saya yang baru ini? Terima kasih sebelumnya. <img src='http://herli.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://herli.web.id/new-wordpress-theme.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hurray !! Victory !!</title>
		<link>http://herli.web.id/hurray-victory.html</link>
		<comments>http://herli.web.id/hurray-victory.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Jan 2009 05:06:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herli</dc:creator>
				<category><![CDATA[cuap-cuap]]></category>
		<category><![CDATA[teknis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://herli.web.id/?p=1137</guid>
		<description><![CDATA[HUAH !! Saya sedang senang sekali, merayakan kemenangan saya. Saya menang apa ? Yang pasti bukan menang lotre atau undian. Mulai hari Selasa kemarin, tanggal 13 Januari 2009, laptop Jimz yang biasa saya pakai sehari-hari itu diserang trojan yang bernama hacktool.rootkit. Ah menyebalkan sekali. Selalu muncul pop up &#8220;unable to send your email bla bla [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>HUAH !! Saya sedang senang sekali, merayakan kemenangan saya. Saya menang apa ? Yang pasti bukan menang lotre atau undian. <img src='http://herli.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Mulai hari Selasa kemarin, tanggal 13 Januari 2009, laptop Jimz yang biasa saya pakai sehari-hari itu diserang trojan yang bernama hacktool.rootkit. Ah menyebalkan sekali. Selalu muncul pop up &#8220;unable to send your email bla bla bla..&#8221;. Padahal saat itu saya hanya terhubung dengan internet, tidak melakukan aktivitas mengirim email apapun.</p>
<p><span id="more-1137"></span>Kemarin saya coba untuk menyembuhkan laptop Jimz ini. Tapi tanpa hasil. Pop up itu muncul terus menerus saat saya terhubung dengan internet. Padahal 90% waktu saya di depan komputer pasti terhubung dengan internet.</p>
<p>Kemarin malam, gantian Jimz yang mencoba turun tangan untuk mengusir hacktool.rootkit ini dari laptop ini. Tanpa hasil juga.</p>
<p>Pagi ini, saya <strong>bisa</strong> terhubung ke internet, tapi sama sekali <strong>tidak bisa</strong> membuka situs apapun. Login ke Yahoo Messenger pun gagal. Pop up masih muncul, tapi karena tidak terhubung ke internet, pop up hanya di awal saja.</p>
<p>Masalahnya memang sudah berbeda. <strong>Terhubung</strong> dengan internet tapi <strong>tidak bisa</strong> membuka situs apapun, buat saya lebih parah dari serangan hacktool.rootkit itu. Sama saja tidak memiliki akses internet dong. Dan saya tidak yakin saya bisa hidup tanpa internet. &lt;&#8211; hiperbola belaka</p>
<p>Pagi ini saya habiskan dengan mengulang kembali langkah-langkah yang diinstruksikan oleh <a href="http://www.techspot.com/vb/topic34006.html" target="_blank">situs ini</a> untuk menghilangkan trojan itu. Langkah demi langkah, satu demi satu.</p>
<p>Tapi anehnya, tidak ditemukan trojan hacktool.rootkit itu dimana pun.</p>
<p>Lalu kenapa sekarang malah tidak bisa menggunakan internet?</p>
<p>Untung saja saya mempunyai netbook. Saya mencari solusi kenapa saya tidak bisa browsing walaupun sudah terhubung ke internet. Dan tidak sampai 1 menit mencari, saya menemukan jawabannya <a href="http://forums.techguy.org/windows-nt-2000-xp/535873-connected-network-but-cannot-browse.html" target="_blank">disitus ini</a>:</p>
<blockquote><p>The fix for it in XP SP2 is the following.</p>
<p>Start &gt; Run &gt; <strong>cmd</strong></p>
<p>At the command prompt type and enter:</p>
<p><strong>netsh winsock reset catalog</strong></p>
<p>reboot afterwards.</p></blockquote>
<p>Sudah. Hanya itu saja. Cukup satu baris di Command Prompt bisa menyelesaikan masalah saya.</p>
<p>Sudah lebih dari 40 menit sejak saya memakai kembali laptop Jimz, terhubung ke internet, menulis tulisan ini, dan tidak ada tanda-tanda pop up menyebalkan itu muncul.</p>
<p><strong>HORE !!</strong></p>
<p>Semoga saja kemenangan ini tidak bersifat sementara..</p>
<p><strong>HORE !!</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://herli.web.id/hurray-victory.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tombol Donate milik Paypal</title>
		<link>http://herli.web.id/tombol-donate-milik-paypal.html</link>
		<comments>http://herli.web.id/tombol-donate-milik-paypal.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Jan 2009 07:56:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herli</dc:creator>
				<category><![CDATA[money making]]></category>
		<category><![CDATA[online payment]]></category>
		<category><![CDATA[teknis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://herli.web.id/?p=1118</guid>
		<description><![CDATA[Tulisan kali ini, akan sedikit berbau &#8220;mengemis&#8221; karena menunjukkan cara untuk menampilkan tombol Donate milik Paypal di website yang kita miliki. Hihihihi.. Tombol Donate ini, berguna untuk meminta sumbangan. Berapa yang ingin kita tarik? Itu tergantung, bisa diatur di Paypal, apakah mau diset nominalnya, atau memberi keleluasaan bagi penyumbang untuk memberikan serelanya. Caranya: Login di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tulisan kali ini, akan sedikit berbau &#8220;mengemis&#8221; karena menunjukkan cara untuk menampilkan tombol Donate milik Paypal di website yang kita miliki. Hihihihi..</p>
<p>Tombol Donate ini, berguna untuk meminta sumbangan. Berapa yang ingin kita tarik? Itu tergantung, bisa diatur di Paypal, apakah mau diset nominalnya, atau memberi keleluasaan bagi penyumbang untuk memberikan serelanya. <img src='http://herli.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><span id="more-1118"></span>Caranya:</p>
<ol>
<li>Login di Paypal. Kalau belum punya accout Paypal, bisa daftar melalui <a href="https://www.paypal.com/row/mrb/pal=66H28ML7KT7AA" target="_blank">link ini</a>.</li>
<li>Klik menu &#8220;Merchant Services&#8221;.<br />
<a href="http://herli.web.id/wp-content/uploads/2009/01/paypal_merchant_services.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-1119" title="Merchant Services" src="http://herli.web.id/wp-content/uploads/2009/01/paypal_merchant_services.gif" alt="" width="415" height="102" /></a></li>
<li>Scroll sampai ke bagian &#8220;PayPal Website Payments Standard&#8221; dan klik link &#8220;Donations&#8221;.<br />
<a href="http://herli.web.id/wp-content/uploads/2009/01/paypal_website_payments_standard.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-1122" title="Website Payments Standard" src="http://herli.web.id/wp-content/uploads/2009/01/paypal_website_payments_standard.gif" alt="" width="415" height="163" /></a></li>
<li>Ubah setting default sesuai dengan keinginan. Apakah menggunakan tombol kecil, atau ukuran biasa, atau bahkan menggunakan gambar sendiri. Apakah nominal sumbangan sudah ditetapkan atau dibebaskan menurut kerelaan si penyumbang. Dan lain-lain.<br />
<a href="http://herli.web.id/wp-content/uploads/2009/01/paypal_donate_button_settings.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-1124" title="Donate Button Settings" src="http://herli.web.id/wp-content/uploads/2009/01/paypal_donate_button_settings.gif" alt="" width="415" height="462" /></a></li>
<li>Setelah selesai klik &#8220;Create Button&#8221;.</li>
</ol>
<p>Dan selesai. Script untuk tombol Donate milik Paypal tinggal di copy-paste ke dalam website kita. Contohnya ada di sebelah kanan blog ini.</p>
<p>Yang mau menyumbang, silahkan. Hihihihihi..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://herli.web.id/tombol-donate-milik-paypal.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>&#8220;Kenapa tidak jadi penulis aja ?&#8221;</title>
		<link>http://herli.web.id/kenapa-tidak-jadi-penulis-aja.html</link>
		<comments>http://herli.web.id/kenapa-tidak-jadi-penulis-aja.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Dec 2008 11:25:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herli</dc:creator>
				<category><![CDATA[cuap-cuap]]></category>
		<category><![CDATA[teknis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://herli.web.id/?p=896</guid>
		<description><![CDATA[Akhir-akhir ini, banyak banget yang menanyakan pertanyaan serupa kepada saya. Memang belakangan ini saya lagi rajin sekali menulis blog. Sedang banyak inspirasi, mungkin sedang banyak muse disekeliling saya (cie ile). Hihihi.. Kemarin saya menulis sebuah tulisan tentang Aboy, Jimz dan saya. Tulisan itu saya kirim melalui email ke majalah Femina untuk dimuat di rubrik Gado-Gado. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Akhir-akhir ini, banyak banget yang menanyakan pertanyaan serupa kepada saya. Memang belakangan ini saya lagi rajin sekali menulis blog. Sedang banyak inspirasi, mungkin sedang banyak <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Muse" target="_blank"><em>muse</em></a> disekeliling saya (cie ile). Hihihi.. <img src='http://herli.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kemarin saya menulis sebuah tulisan tentang Aboy, Jimz dan saya. Tulisan itu saya kirim melalui email ke majalah Femina untuk dimuat di rubrik Gado-Gado. Rubrik ini berisi tulisan dengan topik ringan, dan biasanya pengalaman pribadi. Mungkin istilah yang pas adalah: curcol (curhat colongan).</p>
<p>Kalau tulisan saya berhasil dimuat, ini merupakan hal besar untuk saya. Tulisan pertama saya yang dipublikasikan di media cetak dengan pasar seluruh Indonesia. Wow.. Membayangkannya saja, bisa menyunggingkan senyum dibibir <span style="text-decoration: line-through;">manis</span> saya. <img src='http://herli.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><span id="more-896"></span>Tepat kemarin malam, pertanyaan itu muncul lagi, ditanyakan oleh Jimz. Dan seperti biasa, saya selalu menjawab pertanyaan itu dengan, &#8220;Aku kan bukan penulis&#8221;.</p>
<p>Ya, saya memang bukan penulis resmi. Tapi dengan adanya blog ini, saya adalah seorang penulis. Saya mengusahakan untuk menulis setidaknya 1 post dalam 1 hari. Memang sering bolong-bolong, tapi kan telah diusahakan. <img src='http://herli.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Saya memang bukan penulis resmi, tapi kebanyakan artikel dokumentasi IT Development untuk kantor saya yang sekarang adalah hasil karya saya.</p>
<p>Saya memang bukan penulis resmi, tapi hari-hari saya setelah masa kuliah berakhir, saya habiskan dengan menulis beribu-ribu baris <em>coding</em> dan <em>query</em>.</p>
<p>Jadi, saya sebenarnya sudah merupakan seorang penulis. Hanya beda sudut pandang saja. Saya menjadi seorang penulis saat membuat <em>query</em> di SQL Server, saya menjadi seorang penulis saat mengerjakan dokumentasi, dan saya menjadi seorang penulis saat <em>blogging</em>.</p>
<p>Sekarang mungkin pertanyaannya harus diubah sedikit, &#8220;Kenapa tidak mencoba menerbitkan buku ?&#8221;.</p>
<p>Untuk masalah yang satu ini, saya belum pede. Inspirasi mungkin datang bertubi-tubi. Tapi mengembangkan satu ide menjadi tulisan yang panjang lebar sehingga layak dijadikan buku, sepertinya saya belum mampu. Kemampuan menulis saya masih <em>rookie</em>. <img src='http://herli.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://herli.web.id/kenapa-tidak-jadi-penulis-aja.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>No project, documentation only</title>
		<link>http://herli.web.id/no-project-documentation-only.html</link>
		<comments>http://herli.web.id/no-project-documentation-only.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Nov 2008 11:02:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herli</dc:creator>
				<category><![CDATA[asp.net]]></category>
		<category><![CDATA[cuap-cuap]]></category>
		<category><![CDATA[teknis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://herli.web.id/?p=747</guid>
		<description><![CDATA[Awal minggu ini, saya membuat perjanjian dengan supervisor saya: Saya tidak mengerjakan project apapun lagi, tapi saya menawarkan diri untuk membuat dokumentasi. Saya tahu benar, tawaran saya pasti sulit ditolak. Karena dibidang IT, dokumentasi adalah sesuatu yang paling malas dikerjakan oleh para developernya. Hahahaha.. Walaupun setiap hari coding, tetap saya malas kalau harus menjelaskan (secara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Awal minggu ini, saya membuat perjanjian dengan supervisor saya: Saya tidak mengerjakan project apapun lagi, tapi saya menawarkan diri untuk membuat dokumentasi.</p>
<p>Saya tahu benar, tawaran saya pasti sulit ditolak. Karena dibidang IT, dokumentasi adalah sesuatu yang paling malas dikerjakan oleh para developernya. Hahahaha.. Walaupun setiap hari coding, tetap saya malas kalau harus menjelaskan (secara tertulis) isi coding nya: ini untuk apa, itu untuk apa, dan sebagainya.</p>
<p>Tapi saya menawarkan membuatkan dokumentasi! Tawaran yang amat sulit ditolak. <img src='http://herli.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p><span id="more-747"></span>Jadi hari Senin, saya mulai mencari-cara <em>wiki</em> engine yang gratisan. Dan setelah seharian mencari, akhirnya saya mendapatkan yang passs&#8230; Berbasis ASP.Net 2, C#, gratis, dan amat mudah diimplementasikan!</p>
<p>Namanya <a href="http://www.screwturn.eu" target="_blank">Screwturn Wiki</a>. Benar-benar mudah untuk mengimplementasikannya di webserver.</p>
<p>Tinggal di copy saja folder nya, lalu dijalankan. Selesai sudah! Konfigurasinya pun mudah. Kalau untuk saya yang lebih milih fungsionalitas dibandingkan &#8220;kulit&#8221;, <a href="http://www.screwturn.eu" target="_blank">Screwturn Wiki</a> sangat memuaskan.</p>
<p>Jadi satu minggu ini, kerjaan saya hanya mengerjakan dokumentasi project-project yang sudah terlalu lama tidak mempunyai dokumentasi yang layak. Sampai-sampai saya menggoda supervisor saya: &#8220;jarinya cedera nih, ngetik doumentasi melulu&#8221;. Hehehehehehee.. <img src='http://herli.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Tapi saya senang mengerjakannya. Karena saya akan meninggalkan jejak-jejak <em>&#8220;Herli was here&#8221;</em> di kantor. Hohohooo..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://herli.web.id/no-project-documentation-only.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

