Archive for the Category »cuap-cuap «

Sudah beberapa hari ini, karena keisengan saya, Emily bermain dengan Aqua gelas. Gelas itu penuh dan hanya perlu beberapa kali tepukan, Emily sudah bisa mengangkatnya. Dan tentu saja, benda itupun masuk mulut.

Mungkin karena memang sedang fase oral, dimana bayi memasukkan benda-benda kedalam mulutnya sebagai cara untuk berkenalan dengan benda tersebut. Di fase inipun, bayi perlu untuk memasukkan esuatu kedalam mulut, untuk dijilat, dihisap atau bahkan dikunyah.

Dan kebetulan, Emily menemukan sesuatu yang benar-benar menarik perhatiannya: Aqua gelas. Bukan artinya saya belum memberikan Emily mainan untuk dikunyah, tapi Emily lebih tertarik pada Aqua gelas ini. Bahkan kalau dia melhat benda itu dimeja makan saat digendong, dan kira-kira sudah dalam jangkauannya, dia akan menjulurkan kedua tangannya, untuk mencoba meraih gelas itu. more…

Lima bulan sudah! Dibilang tidak terasa terasa juga. Hihihi.. Dan Emily memiliki kemampuan baru sekarang.

Sekarang Mily sudah bisa meraih barang yang disodorkan ke hadapannya. Dan setelah itu masuk mulut. Jadi karena dia memasukkan semua barang yang digenggamnya kedalam mulut, saya tinggal menyodorkan botol susu kedepan mulutnya dan Mily langsung memegangnya dengan dua tangan. more…

Sepanjang ingatan saya, sepertinya belum pernah saya suka bermain dengan anak kecil. Saya bukan tipe orang yang suka menggoda dan bermain dengan anak kecil, apalagi bayi.

Sejak sebelum Emily lahir saya sudah dipenuhi ketakutan dan keragu-raguan, apa saya bisa jadi ibu. Saya amat takut dengan darah, jadi sewaktu saya hamil, saya sudah dihantui bayang-bayang bahwa saya akan mengeluarkan darah banyak. Dan itu menakutkan bagi saya. Soalnya saya pernah hampir pingsan saat melihat tangan saya melalui proses pengambilan darah untuk lab.

Ketakutan saya kandas sewaktu Emily lahir. Ini benar-benar terjadi, pikir saya. Saya telah melahirkan seorang bayi. Saya telah menjadi ibu. more…

Saya akan membuat sebuah pengakuan: Saya sering mengkritik orang lain dan saya juga sering menggerutu. Sepertinya ada saja yang bisa saya komplain seperti buku yang salah letak sampai hujan yang tiba-tiba datang.

Saya sebagai seorang manusia tidak bisa dibilang sempurna, tapi saya selalu berusaha menjadi sempurna. Mungkin terdengar sombong, dan sok benar, tapi balik lagi ke kenyataan bahwa tiada satu manusiapun yang sempurna. Semua orang punya cacat, yang disadari maupun tidak. more…

Category: cuap-cuap  3 Comments

Hari Rabu pagi kemarin saya merasakan tidak enak ditenggorokan saya, seperti mau batuk. Siangnya saya mulai merasakan badan saya hangat. Oh tidak, saya sakit.

Saya sempat cemas akan menulari Mily. Dan ternyata benar! Sorenya badan Mily terasa hangat. Dan panasnya terus meninggi sampai esok paginya.
more…

Hhhhhhhh… *menghela napas*

Entah sudah berapa kali, jalan sekitar rumah Jimz ditutup dengan alasan pribadi. Ada pesta pernikahan lah, atau ada bazaar lah, atau ada rapat RW lah. Semua dengan didukung alasan segelintir orang, tapi satu jalan langsung ditutup. Diberi tanda dilarang masuk. Bahkan kadang-kadang motorpun tidak bisa melintas.

Entah dari mana mereka dapatkan tanda dilarang masuk itu. Rambu itu mungkin mereka buat sendiri untuk menghalau pengguna jalan lainnya.

Menurut kabar yang saya dengar, yang menyelenggarakan pesta pernikahan sampai menutup jalan itu sudah membayar (mungkin ke RW setempat karena panggung yang bersangkutan berdiri didepan sekretariat RW). Lalu, para pengguna jalan lainnya yang dirugikan, koq tidak diberi uang ganti rugi?

Jadi, jalan itu sebenarnya milik siapa?

*menghela napas*

31
Jul 10

Bagi Emily, saya adalah paket komplit, dan sampai saat ini saya masih merupakan bagian tak terpisahkan dari hidupnya. Apalagi sewaktu baru lahir.

Lapar? Sama saya.
Haus? Sama saya.
Bobo? Sama saya (dan Jimz).
Buang air? Di saya. Apalagi waktu baru lahir. :-)
more…