Perjalanan seorang Herli

"because writing is, like death, a lonely business." – Neil Gaiman

Makhluk Diunal

Giat siang atau diurnal adalah sifat perilaku hewan (atau juga tumbuhan) yang aktif di siang hari, sementara di malam harinya tidur. Jika bukan diurnal, hewan bisa jadi bersifat nokturnal (aktif di malam hari) atau krepuskular (aktif di saat remang-remang, seperti saat fajar dan senja hari) – Wikipedia Indonesia

Saya adalah makhluk pagi. Saya menyalakan weker saya pukul 4 setiap paginya. Saya suka keheningan dan ketenangan yang dibawa oleh pagi. Saya menikmati kesendirian saya saat pagi.

Beda dengan kebanyakan orang yang akan terantuk-antuk bila diharuskan bangun pagi, saya sukarela bangun pagi. Bukan untuk olahraga (padahal bisa ya? hihihi.. ), tapi hanya untuk menjadi sendiri, untuk mengumpulkan sisa-sisa diri yang tercecer sepanjang malam sebelumnya.

Dan berbeda dengan kebanyakan orang, saya tidak bisa bergadang. Untuk tetap terjaga melewati pukul 10 malam saja sudah luar biasa buat saya. Apalagi untuk tetap terjaga (dan fungsional) sepanjang malam.

Banyak pekerjaan saya yang justru terselesaikan dipagi hari, bukan di malam hari. I guess I am just most inspired in the morning.

Pagi hari (bahkan subuh) mempunyai arti tertentu buat saya: me-time yang paling menenangkan.

Selamat Pagi!

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>