Perjalanan seorang Herli

"because writing is, like death, a lonely business." – Neil Gaiman

Takut Untuk Mulai Membaca

Saya suka membaca, dan saya terbilang cepat dalam membaca. Mungkin dengan begitu banyaknya buku (baca: novel) yang pernah saya baca, kecepatan membaca saya lama-lama terlatih.

Ini juga yang membuat saya agak takut untuk membaca lagi. Bukan karena apa-apa, tapi saya takut buku yang saya baca cepat selesai. Apalagi bila itu penulisnya merupakan penulis favorit semisal Neil Gaiman atau Dee Lestari.

Buku terakhir Neil Gaiman yang saya baca, The Ocean At The End Of The Lane, habis saya lahap hanya dalam dua hari. Padahal sebelum membaca saya sudah bertekad untuk membacanya dengan perlahan, diresapi kata demi kata. Jangan buru-buru selesai, kata saya dalam hati. Tapi entah mengapa, somewhere along the road, saya langsung kembali ke kecepatan saya semula. Dan tidak sampai satu minggu, selesailah buku setebal 260 halaman tersebut.

Rasanya masih belum puas.

Bayangkan bila sedang liburan lalu naik sepeda. Pemandangan cantik, udara yang bersih dan segar. Tanpa sadar, sepeda dikayuh terlalu cepat dan pemandangan yang cantik dan udara yang segar tiba-tiba berakhir.

Sekarang saya mulai membaca karya Dee yang baru terbit, Supernova: Gelombang. Agak takut untuk memulainya, karena takut bila tiba-tiba berakhir. Tapi begitu memulai, susah untuk berhenti. Waktu kuulur. Berlama-lama tidak membuka plastiknya. Tapi saya penasaran apa cerita dalam buku ini. Semoga saya bisa mengendalikan kecepatan membaca saya, sehingga euforia ini tidak cepat berakhir.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>