Posted in prosa

Panitia Setiap Hari

Setiap pagi
panggung dibangun
dengan sebuah weker.

Setiap pagi
panggung disiapkan
dengan secangkir kopi.

Setiap pagi
para pemain muncul
dan menghilang.

Setiap pagi
panggung ditinggalkan
dan menyisakan sepi.

Setiap malam
setelah hiruk pikuk
panggung dirobohkan
dan panitia bersiap untuk pertunjukan esok.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *