Perjalanan seorang Herli

"because writing is, like death, a lonely business." – Neil Gaiman

Aku.. Kecanduan..

Huh.. Sudah beberapa hari terakhir ini saya merasa “nagih”. Bawaannya bingung mau ngapain dan susah tidur. Tidurpun kepikiran sama dua benda itu: jarum rajut dan benangnya. Huah! Hehehehe.. *memangnya pada mikir apa?* ๐Ÿ˜›

Sejak belajar merajut di hari Sabtu kemarin, saya jadi pingin cepat-cepat punya stok benang dan membuat karya dari pola yang sudah bertebaran di internet. Yang pertama kali saya kerjakan adalah scarf. Dasar sekali memang, scarf itu. Dan scarf itu bisa saya selesaikan dalam dua hari: hari Senin dan Rabu (project dimulai hari Senin, lalu saya kehabisan benang dan baru beli benang lagi di hari Rabu).

Hasilnya? Bisa dilihat digambar dibawah ini:

Scarf pertama hasil merajut (knitting)

Scarf pertama hasil merajut (knitting)

Model diperankan oleh saya sendiri, dan yang melingkar di leher itu adalah scarf pertama saya. Ada beberapa titik kesalahan di scarf pertama saya itu, tapi untung pas difoto tidak terlihat ya. Heheheh.. ๐Ÿ˜€

Masih ingat dengan dua “karya” pertama saya? Dua-duanya sudah lenyap, saya bongkar untuk menambah stok benang si scarf pertama saya itu. Sampai segitunya kan. >.<

Pagi ini saya mencoba lagi membuat scarf, tapi dengan pola yang berbeda, mumpung benang Hot Pink itu masih segulung lagi. Akhirnya sore ini, scarf kedua saya, selesai sudah. Cukup cepat dibanding yang pertama, hanya membutuhkan waktu kurang lebih sembilan jam dengan diselingi oleh kegiatan saya seperti biasa: dagang pulsa, facebook-an, chatting, makan dst. Lumayan cepat karena scarf kali ini tidak begitu rapat-rapat di semua barisnya, tidak seperti yang pertama.

Scarf kedua dengan yarn overs

Scarf kedua dengan "yarn overs"

Scarf yang kedua ini menggunakan pola yang saya comot di sini, tapi saya bedakan sedikit. Disana lebarnya adalah 20 tusukan, sementara saya hanya memakai 15 tusukan. Takut ga cukup sih benangnya.

Dan benar saja. Benangnya hanya pas untuk bikin scarf, sudah tidak bisa menambahkan rumbai. Hiks..

Untuk sementara saya bakal “cuti” dari merajut dulu, sampai saya punya benang lagi. Hihihi.. Sudah pesan sih, melalui toko online, tapi mesti tunggu barang datang dulu. Sementara nunggu, sakaw lagi deh. Hihihi.. ๐Ÿ˜›

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>