Perjalanan seorang Herli

"because writing is, like death, a lonely business." – Neil Gaiman

Secuil senyum ditengah badai

Dramatis banget ya judul tulisan kali ini? Hehehehe. Sekali-sekali, tidak apa-apa lah, menulis bagaikan seorang jurnalis untuk artikel yang dipublikasi di media cetak. πŸ™‚

Hari ini, saya sibuk sekali. Raut muka saya sepanjang pagi sampai siang menjelang sore antara serius atau sedang kesal. PMS ? Mungkin. πŸ™‚ Pagi ini saya habiskan dengan memilah-milah, mana yang akan saya pakai untuk kelanjutan Lemaribuku.com. Apakah Joomla yang lumayan saya kuasai, atau Drupal yang mempunyai fitur custom field yang amat menggiurkan, atau bahkan WordPress yang sudah sehari-hari saya pakai. Mumpung desain mau diganti, jadi saya pikir sekalian saja engine nya juga diganti dan diperbarui.

Dan akhirnya saya putuskan memakai Drupal, dengan fitur custom field yang menggiurkan. Hmmm πŸ™‚

Selesai sarapan saya langsung berkutat dengan instalasi Drupal di webserver. Setting sana sini. Error sana sini. Baru setelah makan siang, akhirnya Drupal dan semua custom field yang menggiurkan itu berhasil terinstall dengan baik di webserver saya. Secuil senyum untuk saya.

Lalu saya menginstall WordPress di webserver saya yang lain. Karena file manager yang kurang user friendly, saya baru berhasil menginstall WordPress dengan theme yang akan dipakai setelah 1 jam lamanya. Huah.. Kalau install di komputer sendiri sih, tidak akan lebih dari 5 menit! Hihihihihiii..

Hari yang sibuk. Saya benar-benar disibukkan oleh Drupal dan WordPress. Hari ini, Firefox saya pun hampir tidak menyediakan tab untuk diisi dengan Gmail atau Facebook, saking sibuknya.

Untungnya semuanya berhasil diselesaikan sebelum malam. Dan malam ini, saat saya login Facebook, ada note oleh Rachel yang menarik saya. Note itu tentang Book Quotes:

Rules:
* Grab the book nearest you. Right now.
* Turn to page 56.
* Find the fifth sentence.
* Post that sentence along with these instructions in a note to your wall.
* Don’t dig for your favorite book, the coolest, the most intellectual. Use the CLOSEST!

Hihihihi.. Kegiatan sepele, tapi lumayan menyenangkan. Buku yang terdekat dengan saya adalah buku hasil meminjam Andre tapi belum sempat dibaca: Superpower Mindfullness oleh Ajahn Brahm. Siapa sangka, dengan note kecil di Facebook ini saya bisa mulai membaca buku pinjaman ini. Hihihihi..

Anyway, kutipan saya adalah:

Sang guru berjalan hilir mudik dengan memegang sebuah tongkat besar, dan seorang rekan disamping saya yang mulai terangguk-angguk mendapat sebuah pukulan.

Cukup menyenangkan kan ?

Untuk kegiatan Paid To Click (PTC) hari ini, saya berhasil mengumpulkan lebih dari 90 sen di Neobux dalam waktu kurang dari 24 jam. Wow.. Benar-benar mengundang decak kagum. Dan saya terjatuh lebih dalam, jatuh cinta kepada Neobux. πŸ˜€

Walaupun sibuk, saya tidak melupakan PTC yang saya ikuti, mengumpulkan sen demi sen. Hihihihihii.. πŸ˜›

2 Responses to “Secuil senyum ditengah badai”

  1. andi says:

    ehm drupal saya malah bingung, mesti banyak berguru ama bu herli.
    mengomentari yang terakhir, saya jadi iri ref nya aktif2 ya, hari ini saya mengumpulkan 28.5 sen, ref makin menurun kliknya πŸ™

  2. Herli says:

    @andi
    hahaha.. saya juga tidak bisa pakai drupal, tapi memaksakan diri untuk pakai drupal (mau ga mau kan jadi belajar tuh). makanya butuh segitu lama untuk instalasi di webserver. hihihihihi..

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>