Belakangan ini sejak saya “memasarkan” tulisan saya mengenai panduan situs Paid To Click di jejaring sosial, saya sering mendapatkan pertanyaan sejenis dari teman-teman saya.
“Bener ga sih?”
Kalau dipikir, tega banget yah yang nanya. Saya sudah menuliskan panduan untuk mengumpulkan recehan, sudah menuliskan bukti pembayaran situs-situs itu kepada saya, sudah menjelaskan apa sih Paid To Click itu, bahkan sudah menuliskan panduan langkah demi langkahnya dari mulai pendaftaran sampai meminta pembayaran, dan masih saja saya diragukan.
Dulu sewaktu saya masih bekerja kantoran, ada satu hari dalam satu minggu dimana tim IT Developer melakukan sharing ilmu (teknis dan nonteknis) sesama tim. Ada satu sharing yang saya ingat, yaitu soal Lear Jet. Yang memberikan “wejangan” waktu itu adalah si bapaknya IT di kantor saya itu, Senior IT Manager.
Beliau menceritakan soal kisah orang bernama Lear yang menciptakan Lear Jet. Pertama kali memang tidak ada yang berani naik jet kecil buatannya itu. Dan untuk membuat orang lain percaya, si Lear inilah yang pertama-tama memakai jet buatannya sendiri. Ini hanya untuk membuktikan kepada orang-orang dan akhirnya orang-orang itu pun percaya.
Saya menjadi clicker di situs PTC adalah berbekal pengalaman saya sendiri. Saya menjadi solo clicker selama berbulan-bulan. Saya mengklik iklan sendirian tanpa referral. Butuh perjuangan dan waktu yang lama memang. Karena kalau saya belum terbukti dibayar, saya belum mau meyakinkan orang untuk mengikuti saya.
Bisa dibilang saya termasuk orang yang juga memerlukan bukti. Saat ini saya sudah dibayar berkali-kali, oleh situs PTC baik dalam dan luar negeri. Ya, saya memang tidak bisa memaksa orang untuk percaya, yang saya lakukan hanya memberikan bukti-bukti yang pernah saya terima.
Tidak ada paksaan untuk bergabung di situs Paid To Click ini, apalagi menjadi referral saya. Saya hanya sekedar sharing.

[...] Baca selengkapnya… [...]