Dengan kecanggihan teknologi sekarang, saya berpikir mungkin semua orang akan mau untuk ekspansi bisnisnya ke arah online. Setidaknya kemarin itu yang saya dan Jimz sampaikan ke pemilik sebuah toko di mal Artha Gading.
Jawaban si pemilik toko cukup tegas: tidak. Dan jawaban itu disertai dengan alasan yang cukup membuat saya terhenyak. Dan jawaban itu masuk akal!
Si pemilik toko lebih mau menjelaskan tentang kegunaan masing-masing barang yang dijualnya. Dan hal itu tidak akan tercapai kalau dia menjual barangnya secara online. Betul kan? Niat orang membeli barang tertentu memang berbeda. Dan disertai dengan pandangan yang kadang-kadang meleset dari kegunaan barang itu sendiri.
Dengan tatap muka, si pemilik toko dan/atau para pegawai yang berada di toko itu akan bisa menjelaskan masing-masing kegunaan barang itu. Bahkan menyarankan barang lain yang mungkin lebih berguna.
Sama sekali tidak niat bisnis. Tapi lebih berniat membantu orang lain.
Saya ingat perumpamaan yang dipakai olehnya:
Kalau orang jadi dokter, tujuannya apa: cari uang atau bantu orang? Sama-sama jadi dokter kan, tapi yang cuma niat cari uang, ga bakal peduli soal obat yang dia kasih. Ga harus operasi malah disuru operasi. Sama-sama dokter kan? Tapi niatnya beda. Hasilnya bisa beda.
Kira-kira seperti itu sih yang dia bilang.
Dan niat itu ga akan terwujud kalau ia membuka bisnis secara online. Kan memang bukan niat bisnis, tapi niat bantu orang lain. Dan baru kali ini saya setuju dengan orang yang tidak berniat membuka toko online.


sangat menarik, memang cara dan pemikiran tiap orang berbeda-beda
@mygoodpictures: yep..