
Pembayaran ke-4, klikrupiah
Ah memang klikrupiah ga ada matinya deh. Malam ini saya terima sms lagi, pembayaran saya sudah ditransfer ke rekening saya. Pertamanya gak percaya, soalnya kan baru beberapa hari yang lalu request payout.
Mungkin ada hubungannya dengan saya upgrade premium untuk 3 bulan yah. Jadi pembayaran diprioritaskan. Menurut forumnya sih, untuk premium 3 bulan, pembayaran akan dilakukan dalam waktu 5 hari kerja.
Hohohohohooo…
Hayo yang mau daftar klikrupiah, bisa klik link ini.
Akhir-akhir ini, banyak banget yang menanyakan pertanyaan serupa kepada saya. Memang belakangan ini saya lagi rajin sekali menulis blog. Sedang banyak inspirasi, mungkin sedang banyak muse disekeliling saya (cie ile). Hihihi..
Kemarin saya menulis sebuah tulisan tentang Aboy, Jimz dan saya. Tulisan itu saya kirim melalui email ke majalah Femina untuk dimuat di rubrik Gado-Gado. Rubrik ini berisi tulisan dengan topik ringan, dan biasanya pengalaman pribadi. Mungkin istilah yang pas adalah: curcol (curhat colongan).
Kalau tulisan saya berhasil dimuat, ini merupakan hal besar untuk saya. Tulisan pertama saya yang dipublikasikan di media cetak dengan pasar seluruh Indonesia. Wow.. Membayangkannya saja, bisa menyunggingkan senyum dibibir manis saya.
more…
Saya doyan banget makan di Yammie Hot Plate. Memang yang lumayan terkenal adalah mie bebek, tapi yang saya doyan bukan itu.

Mi Ayam HP Saus Teriyaki
Saya suka sekali dengan Mi Ayam Hot Plate Saus Teriyaki.
Wuih.. Sluuurrrrpppp… *hampir menetes air liur saya*.
Hehehehehe…
Ada beberapa alasan kenapa saya suka makan di Yammie. Yang pertama karena enak, saya doyan, apalagi yang mie ayam saus teriyaki.
Yang kedua karena harga paketnya lumayan terjangkau. Seingat saya, dengan uang tidak lebih dari 20 ribu rupiah, sudah bisa mendapatkan Mi Ayam Hot Plate Saus Teriyaki, 2 pangsit goreng, dan es teh manis. Porsi yang lumayan mengenyangkan saat budget terbatas.
Terakhir saya makan disana, harga tidak berubah, tapi tidak ada pangsit goreng. Hehehehehhh.. Pemotongan biaya yang tidak “terlihat”.
Aaaaahhhhh… pingiiiiiiiinnnn…
Pagi ini saya terbangun dengan kondisi badan yang sakit semua. Akhir pekan kemarin, dihabiskan dengan banyak kondangan dan acara lainnya.
Hari ini saya merasa sangat malas untuk sekedar bangun dari tempat tidur. Kepala saya terasa sakit. Mungkin karena kemarin malam saya baru mandi jam setengah sebelas malam, sepulang dari kondangan Lina.
Setelah bangun, dan selesai klik iklan yang saya lakukan setiap pagi, saya kembali berbaring di tempat tidur, bersama Jimz yang memang belum bangun. Saya akhirnya terbangun lagi setelah tertidur beberapa lama. Sudah jam setengah 9 pagi.
more…
Entah sejak kapan, saya menghindari pemakaian kalimat “nanti ingetin ya” diatas. Saya setuju dengan pepatah yang berbunyi: bila tidak mau dicubit, jangan mencubit.
Saya memang tidak menginginkan ada yang meminta tolong untuk diingatkan.
Buat saya, kalimat diatas menandakan permintaan perpindahan tanggung jawab dari yang minta diingatkan ke orang yang dimohon mengingatkan. Bingung?
more…
Baru kemarin saya menulis tentang betapa sulitnya menjadi tipe 1, malam ini saya merasa idealisme saya dicobai.
Sore ini saya menghadiri pesta pernikahan salah seorang rekan kerja yang diadakan di Putri Duyung Resort, Ancol. Walaupun saya dan Jimz masih termasuk “anak muda”, kami tidak suka dugem. Selesai dari acara pernikahan itu, kami langsung pulang, ke Kelapa Gading.
Hanya 1 pintu keluar Ancol yang buka, yaitu yang di dekat Bandar Djakarta. Setelah pintu keluar Ancol itu, kami terhadang oleh lampu lalu lintas. Kami melihat lampu hijau menyala, dan akhirnya hilang (saat lampu menjadi kuning dan akhirnya menjadi merah). Lalu kami pun berhenti, terkena lampu merah (yang tidak menyala).
more…
Saya pernah melakukan test enneagram sendiri, dan mendapati bahwa saya adalah tipe 1. Tipe 1, bila dalam buku berjudul Enneagram karangan Renee Baron & Elizabeth Wagele yang diterjemahkan dalam bahasa Indonesia, adalah Si Perfeksionis.
Dan hasil test itu benar sekali. Tepat sekali, sampai saya merasa seluruh sifat saya dengan mudah ditebak melalui buku itu. Dari kelebihannya sampai kekurangannya. Detil-detil keakuratan buku itu dalam menebak sifat saya, membuat saya merasa “ditelanjangi”. *implicitly speaking*
Saya memang perfeksionis. Saya memegang suatu gagasan atau ide yang saya jadikan sebagai patokan kebenaran. Pokoknya saya tipe 1 banget deh.
more…
Komentar terakhir